Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pijat Perineum Terhadap Kejadian Robekan Perineum Dewi Agustin; Septiwiyarsi Septiwiyarsi; Shiva RD; Putri Barokah
Jurnal Kesehatan Terpadu Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journal)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32695/jkt.v16i2.719

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pijat perineum terhadap kejadian robekan perineum pada saat proses persalinan. Robekan perineum sering terjadi pada persalinan dan dapat menyebabkan komplikasi seperti perdarahan dan infeksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan populasi ibu hamil usia kehamilan > 34 minggu. Sampel sebanyak 34 orang diambil secara jenuh. Data dikumpulkan melalui observasi dan dianalisis menggunakan uji statistik Mann-Whitney dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu yang tidak diberikan pijat perineum mengalami robekan perineum sebanyak 60%, sedangkan ibu yang diberikan pijat perineum mengalami robekan perineum lebih sedikit yaitu 20%. Hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikansi 0,034 (< 0,05), yang berarti ada pengaruh signifikan pijat perineum terhadap kejadian robekan perineum pada saat persalinan. Kesimpulannya, pijat perineum efektif dalam menurunkan risiko robekan perineum. Penelitian ini menyarankan peningkatan pemahaman dan kepatuhan ibu dalam melakukan pijat perineum selama masa kehamilan sebagai upaya pencegahan robekan perineum.
Association Between Knowledge of Sexually Transmitted Infections and STI/HIV Preventive Behaviors Among Female Sex Workers Septiwiyarsi; Dhea Novita; Dewi Agustin; Amelia Agustin; Nabila Khusnul Khotimahr
Jurnal Kesehatan Budi Luhur: Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 19 No. 2 (2026): July 2026
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v19i2.515

Abstract

Female sex workers are at high risk of sexually transmitted infections (STIs) and Human Immunodeficiency Virus (HIV), and adequate knowledge is essential for adopting preventive behaviors. This study aimed to analyze the association between knowledge of sexually transmitted infections and STI/HIV preventive behavior among female sex workers in Tegal Gede, Bekasi Regency. An analytical cross-sectional study was conducted in 2023 using total sampling of all 36 active female sex workers in the study area. Data were collected using structured questionnaires to assess STI knowledge and STI/HIV preventive behavior. Descriptive statistics, including frequencies, percentages, and a 2 × 2 crosstabulation, were calculated. Because 75% of the expected cell counts were below 5, the two-sided Fisher exact test was used, and the association was expressed as an odds ratio (OR) with a 95% confidence interval (CI). Poor STI knowledge was identified in 33 respondents (91.7%), and 32 respondents (88.9%) demonstrated unsupportive STI/HIV preventive behavior. Unsupportive behavior was observed in 31 of 33 respondents (93.9%) with poor STI knowledge compared with 1 of 3 respondents (33.3%) with good STI knowledge. Knowledge of STIs was significantly associated with STI/HIV preventive behavior (Fisher exact p = 0.027; OR = 31.00; 95% CI: 1.896–506.771). Poor STI knowledge was associated with substantially higher odds of unsupportive STI/HIV preventive behavior. These findings highlight the importance of targeted, non-stigmatizing health education and improved access to STI/HIV prevention services for female sex workers.