Latar belakang penelitian dipicu oleh tingginya insiden perundungan di MTs Al Mu'aawanah, yang berdampak negatif terhadap siswa. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dampak perundungan di MTs Al Mu'aawanah Sembadak dan menganalisis efektivitas model pembelajaran reflektif dalam meminimalisir perundungan di sekolah tersebut. Penelitian ini membahas model pembelajaran reflektif untuk meminimalisir dampak perundungan di MTs Al-Mu'aawanah Sembadak, Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengeksplorasi model pembelajaran reflektif dalam meminimalisir dampak perundungan. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan analisis dokumen untuk mendapatkan pemahaman yang holistik mengenai dampak perundungan serta menganalisis efektivitas model pembelajaran reflektif. Informan penelitian terdiri dari guru bimbingan konseling, siswa, wali kelas, kepala madrasah, dan guru akidah akhlak. Analisis data dilakukan dengan teknik penyusunan, uraian, pengumpulan, restrukturisasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak perundungan di MTs Al Mu'aawanah meliputi diskriminasi ras, perilaku non-konformitas dan tendensi anarkis, merasa tereliminasi dari teman, rendahnya mentalitas dalam proses pembelajaran, dan prestasi siswa. Penerapan model pembelajaran reflektif terbukti efektif dalam meminimalisir dampak perundungan. Langkah-langkah reflektif membantu peserta didik menginternalisasi pengalaman mereka dan membentuk karakter positif melalui interaksi sosial, menciptakan dampak positif signifikan.