Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Efektivitas Metode Demonstrasi dan Metode Discovery Terhadap Pengetahuan Ibu Tentang Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Bayi di Puskesmas Sriamur Kecamatan Tambun Utara Tahun 2025 Hasrida Hasrida; Putri Martina Julyanti
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55939

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan anak merupakan salah satu prioritas utama pemerintah dalam membentuk generasi yang berkualitas. Sebagai langkah untuk mencapai hal tersebut, seluruh anak balita diberi imunisasi. Kendala dalam pelaksanaan program imunisasi yang menghambat tercapainya target yang mencakup imunisasi adalah pengetahuan yang masih rendah. Oleh karena itu, peran tenaga kesehatan penting dalam menyampaikan informasi dalam menyampaikan informasi melalui metode demonstrasi dan metode discovery. Tujuan: Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui keefektifan metode demonstrasi dan metode discovery dalam meningkatkan pengetahuan ibu mengenai kelengkapan imunisasi dasar pada bayi di wilayah kerja Puskesmas Srimur Kecamatan Tambun Utara Tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan jumlah sampel sebanyak 36 orang. Analisis data meliputi analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi serta analisis bivariat menggunakan seperti uji berpasangan yaitu t-test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan untuk metode demonstrasi dan metode discovery sama-sama meningkatkan pengetahuan ibu mengenai kelengkapan imunisasi dasar. Nilai rata-rata pengetahuan pada metode demonstrasi meningkat dari 7,06 menjadi 13,56, sedangkan pada metode discovery meningkat dari 8,28 menjadi 16,94. Perbedaan penin atan pengetahuan antara kedua metode menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan nilai p = 0,000. Kesimpulan dan Saran: Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa memberikan edukasi dengan menggunakan metode discovery lebih efektif daripada metode demonstrasi dalam meningkatkan pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar. Saran yang diberikan adalah agar pemberian edukasi tersebut dapat diterapkan untuk meningkatkan pengetahuan ibu mengenai imunisasi dasar.
Pengaruh Penyuluhan Tentang Keputihan dengan Media Booklet Terhadap Pengetahuan Remaja di Smp Hangtuah Kota Ambon Maluku Tahun 2025 Hasrida Hasrida; Windy Mega Sianturi
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55941

Abstract

Latar Belakang:Salah satu penyebab utama timbulnya keputihan pada remaja adalah kurangnya pengetahuan tentang cara menjaga kebersihan dan kesehatan organ reproduksi. Banyak remaja putri belum memahami pentingnya perilaku hidup bersih, penggunaan pakaian dalam yang tepat, serta cara merawat area genital dengan benar, sehingga meningkatkan risiko terjadinya keputihan patologis. Penyuluhan kesehatan merupakan proses komunikasi yang terencana untuk menyampaikan informasi yang relevan, dengan tujuan agar individu mampu memahami dan menerapkan perilaku hidup sehat. Salah satu media yang efektif digunakan dalam penyuluhan adalah booklet. Media ini memiliki keunggulan karena menyajikan informasi secara sistematis, ringkas, dan mudah dipahami, serta dapat dibaca berulang kali sesuai kebutuhan. Melalui penggunaan booklet, diharapkan remaja putri dapat meningkatkan pengetahuan, membentuk sikap positif, dan menumbuhkan kesadaran dalam menjaga kesehatan reproduksi, terutama dalam pencegahan keputihan. Tujuan:Untuk mengetahui pengaruh penyuluhan tentang keputihan dengan media booklet terhadap pengetahuan remaja di SMP Hangtuah Kota Ambon Maluku. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif . Variabel independen dalam penelitian ini adalah pendidikan kesehatan dengan media booklet, variabel dependennya adalah pengetahuan remaja tentang keputihan.Total reponden dalam penelitian ini adalah 86 sampel. Hasil: perbedaan hasil tingkat pengetahuan remaja tentang keputihan sebelum diberikan penyuluhan dengan media booklet di SMP Hangtuah Kota Ambon Maluku menunjukkan rata-rata nilai sebesar 58,60. sesudah diberikan penyuluhan dengan media booklet mengalami peningkatan dengan rata-rata nilai sebesar 91,05. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh penyuluhan tentang keputihan dengan media booklet terhadap peningkatan pengetahuan remaja di SMP Hangtuah Kota Ambon Maluku. Kesimpulan dan saran: Penelitian ini dapat menambah khazanah ilmu pengetahuan di bidang kesehatan reproduksi remaja, khususnya mengenai keputihan dan efektivitas media booklet sebagai sarana penyuluhan kesehatan. Penelitian ini juga dapat dijadikan referensi bagi pengembangan metode edukasi kesehatan yang tepat sasaran bagi remaja.
The Effect of using E-Booklet Media on Increasing the Knowledge of Primigravida Mothers about Breastfeeding Techniques and Newborn Umbilical Cord Care Hasrida Hasrida; Melisa Rian Sari; Silvia Nada
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 1 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i1.4040

Abstract

Primigravida mothers often lack sufficient knowledge about newborn care, including umbilical cord care and breastfeeding techniques. Better education and support from healthcare professionals are essential to enhance their knowledge and skills in infant care. Effective training and counseling can help primigravida mothers feel more confident and competent in caring for their children. This study aims to determine the effect of e-booklet media on the knowledge of primigravida mothers regarding breastfeeding techniques and umbilical cord care in the service area of the Pamandegan Health Center and Midwife Clinic. This research uses a quantitative method with a pre-experimental design and a one-group pretest-posttest research design. The sample size in this study was 68 respondents, selected using total sampling, and all respondents received the intervention for 1 month. The measurement tool used in this study was a questionnaire that had undergone normality and validity tests. Normality was tested using the Shapiro-Wilk test, and data analysis was conducted using univariate analysis and bivariate analysis with the Wilcoxon test. The hypothesis test results showed a p-value = 0.000 < 0.05, indicating that the use of e-booklet media significantly affected the knowledge of primigravida mothers regarding breastfeeding techniques and umbilical cord care. It is crucial for primigravida mothers to improve their knowledge in these two aspects as it can greatly impact their ability to care for their babies effectively.
Socio-Economic Relations and Patriarchal Culture with the Incident of Unmet Need Nursafira Fitriyan; Hasrida Hasrida
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 2 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i2.5746

Abstract

Unmet need is a condition when women of childbearing age have a need to use contraception but it is not met. This condition can occur in women who do not want to have any more children or want to space out pregnancies, but do not use contraception. This study aims to analyze the relationship between socio-economic and patriarchal culture and the incidence of unmet need for family planning. Method: Uses a cross-sectional design with quantitative methods. The population consists of fertile couples (PUS) at the Siti Khadijah Clinic, with a sample of 60 respondents taken using a purposive sampling technique. Data were collected using a Standard questionnaire and analyzed using the chi-square test. Results: The analysis shows that Respondents with a low economic level are more vulnerable to experiencing unmet need, as shown by the significant value between socioeconomic (p=0.001) and patriarchal culture (p=0.000) with the incidence of unmet need. Conclusions: Socio-economic and patriarchal culture play a significant role in the incidence of unmet need for family planning. Cultural-based interventions and economic empowerment programs are needed to increase access and participation of fertile couples in family planning service programs as well as assistance and guidance to prospective family planning participants.
Relationship between Age, Knowledge and Husband Support with Unmet Need Incidence Umayyah Umayyah; Hasrida Hasrida
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 2 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i2.5747

Abstract

The high total fertility rate (TFR) and unwanted births are caused by the high level of unmet demand for family planning among women of childbearing age. Age, expertise, and spousal support are three aspects that play a role in this. Objective to analyze unmet need in relation to age, education, and husband's support. Method using a cross-sectional approach, 89 respondents were selected from a group of fertile-age couples (PUS) in BPM Umayyah, Muaragembong District, Bekasi Regency in 2024, data collection by observation and interviews. Data analysis used the chi-square test. The majority of fertile couples did not have unmet needs, based on the univariate analysis findings (65.2%), 76.4% were of reproductive age, 60.7% had sufficient knowledge, and 51.7% had supportive partners. Unmet need was found to be associated with three variables in the bivariate analysis: age (p = 0.000), knowledge (p = 0.001), and husband support (p = 0.004). The incidence of Unmet Need is correlated with husband support, age, and expertise. To avoid misunderstandings about the use of contraceptives and to motivate mothers to use contraceptives to prevent pregnancies that impact their health.
Pengaruh Senam Hamil Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Trimester III Di PMB Desi Rosdiana, Sst., Bdn., M.Kes., Tahun 2026 Eka Fia Septiana; Hasrida Hasrida
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.61435

Abstract

Kecemasan merupakan salah satu masalah psikologis yang sering dialami ibu hamil trimester III akibat perubahan fisik dan psikologis serta kekhawatiran menghadapi proses persalinan. Kondisi ini dapat berdampak terhadap kesehatan ibu dan janin, seperti gangguan tidur, peningkatan tekanan darah, persalinan prematur, hingga berat badan lahir rendah. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk mengurangi kecemasan adalah senam hamil. Senam hamil memberikan manfaat berupa relaksasi, meningkatkan kebugaran fisik, melatih teknik pernapasan, serta mempersiapkan ibu secara fisik dan mental dalam menghadapi persalinan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh senam hamil terhadap penurunan tingkat kecemasan ibu hamil trimester III di PMB Desi Rosdiana, SST., Bdn., M.Kes Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental menggunakan pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil trimester III yang memenuhi kriteria inklusi di PMB Desi Rosdiana, SST., Bdn., M.Kes Tahun 2026. Sampel diambil menggunakan teknik total sampling. Tingkat kecemasan diukur sebelum dan sesudah pemberian intervensi senam hamil menggunakan kuesioner. Data dianalisis secara univariat dan bivariat (Paired t-test), α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat kecemasan ibu hamil trimester III setelah mengikuti senam hamil. Rata-rata skor kecemasan juga mengalami penurunan dari 18,55 menjadi 12,05 setelah intervensi. Hasil uji Paired Sample t-test menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara tingkat kecemasan sebelum dan sesudah diberikan senam hamil. Senam hamil diharapkan memberikan pengaruh positif terhadap penurunan tingkat kecemasan ibu hamil trimester III dan dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi nonfarmakologis dalam pelayanan antenatal untuk meningkatkan kesiapan fisik dan psikologis ibu menjelang persalinan.