Isnawati Zainuddin
TK Aisyiyah Bustanul Athfal VI Makassar Sulawesi Selatan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Kolase pada Anak Kelompok B di TK Muslimat Miftahul Ulum Kab. Pemalang Jawa Tengah Siti Mahmudah; Hajerah Hajerah; Isnawati Zainuddin
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 3 No. 4 (2021): SPESIAL ISSUE EDISI 1
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Kolase pada Anak Kelompok B TK Muslimat Miftahul Ulum Tulung Wanar Pucuk Lamongan, PPG dalam Jabatan Angkatan IV Universitas Negeri Makasar Penelitian ini dilatar belakangi hasil pengamatan dan pengalaman peneliti bahwa kemampuan motorik halus pada anak Kelompok B TK Muslimat Miftahul Ulum Tulung Wanar Pucuk Lamongan Tahun Pelajaran 2020/2021 masih rendah. Dengan keterbatasan media yang ada di sekolah, kegiatan pembelajaran yang monoton, serta kurangnya stimulasi yang dilakukan karena lembaga lebih mengutamakan kegiatan calistung untuk peserta didiknya, kegiatan pengembangan motorik halus menjadi kurang maksimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subyek penelitian anak kelompok Kelompok B TK Muslimat Miftahul Ulum Tulung Wanar Pucuk Lamongan, dengan jumlah siswa 14 anak terdiri dari 8 anak laki-laki dan 6 anak perempuan. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus (RPPM), (RPPH), teknik pengumpulan data, teknik penilaian hasil karya anak, lembar observasi guru dan dokumentasi. Sedangkan untuk analisis data digunakan teknik deskriptif kuantitatif. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah penerapan kegiatan kolase dalam pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak kelompok Kelompok B TK Muslimat Miftahul Ulum Tulung Wanar Pucuk Lamongan, tahun ajaran 2020/2021. Hal ini terbukti dari hasil nilai yang diperoleh anak dapat dilihat dari prosentase rata-rata kemampuan motorik halus melalui kegiatan kolase yang terus mengalami peningkatan pada prasiklus sebesar 20%, siklus I sebesar 62, % dan meningkat lagi pada siklus II sebesar 80%. Berdasarkan simpulan hasil penelitian ini, direkomendasikan : Tujuan pokok penerapan kegiatan kolase adalah untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak, oleh sebab itu bagi lembaga RA/TK lebih dapat menyediakan berbagai macam media yang lebih menarik untuk memfasilitasi peserta didiknya dalam pengembangan motorik halus.
Penerapan Model Project Based Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Membilang Anak 1- 10 dengan Media Kongkrit Pohon Angka pada Kelompok A di TK Tunas Bangsa Indramayu Jawa Barat Delly Nurhayanti; Hajerah Hajerah; Isnawati Zainuddin
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 3 No. 4 (2021): SPESIAL ISSUE EDISI 1
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan membilang 1-10 merupakan kemampuan kognitif yang perlu di kembangkan pada anak usia dini. Media pohon angka dapat mempermudah anak dalam mengenal lambang bilangan. Berdasarkan hasil observasi di TK Tunas Bangsa kemampuan membilang 1-10 anak masih rendah. Penilaian kemampuan membilang 1-10 anak dilihat dengan indikator membilang dengan menggunakan pohon angka yang di tunjukan oleh guru dengan kriteria belum berkembang (BB), Mulai berkembang (MB), Berkembang sesuai harapan (BSH), dan berkembang sangat baik (BSB), anak di nyatakan mampu membilang 1-10 jika telah mencapai kriteria Berkembang sesuai harapan (BSH) dan Berkembang sangat baik (BSB). Un tuk meningkatkan kemnampuan membilang 1-10 di TK Tunas Bangsa yaitu melalui kegiatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bersifat deskrisif kualitatif. Subyek penelitian ini adalah 11 anak yang terdiri dari 5 anak perempuan dan 6 anak laki- laki. Teknik pengumpulan data melalui observasi,unjuk kerja,dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian guru pada siklus 1 skor 2,55 (Baik) dan kemampuan membilang 1-10 pada siklus 1 mencapai skor 52,54%(Mulai Berkembang). Aktivitas pada siklus dua meningkat mencapai skor 3,8 (Sangat Baik), kemampuan membilang 1-10 pada siklus 2 meningkat dengan skor 76,1% (Berkembang Sangat Baik). Dengan demikian penggunaan media pohon angka dapat meningkatkan kemampuan membilang 1-10 pada anak usia dini di TK Tunas Bangsa Indramayu.
Meningkatkan Kemampuan Menulis Huruf Anak Melalui Media Kartu Huruf di Kelompok B TK Pertiwi Nglaban Kab. Nganjuk Jawa Timur Evi Dwi Rahmawati; Hajerah Hajerah; Isnawati Zainuddin
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 3 No. 4 (2021): SPESIAL ISSUE EDISI 1
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk a) mengetahui aktifitas siswa dalam menggunakan media kartu huruf dan b) meningkatkan kemampuan mengenal huruf melalui media kartu huruf di Kelompok B TK Pertiwi Nglaban Kecamatam Loceret, Nganjuk Tahun Ajaran 2021/2022. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan secara 2 siklus. Subjek penelitian adalah siswa Kelompok B TK Pertiwi Nglaban sejumlah 18 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan kegiatan observasi dan dokumentasi. Instrumen penelitiannya berupa lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa sangat antusias dan termotivasi dalam belajar menggunakan media kartu huruf dan kemampuan menulis huruf siswa meningkat. Kemampuan menulis huruf pada Pra Siklus persentase rata-rata baru mencapai 53%. Siklus I menunjukkan persentase rata-rata meningkat menjadi 72%. Persentase rata-rata pada Siklus II mampu meningkat hingga 85%. Peningkatan dari Pra Siklus ke Siklus I sebesar 19%, dan peningkatan dari Siklus I ke Siklus II sebesar 13%.