Jurnal reflektif merupakan pernyataan reflektif siswa mengenai materi yang sudah dipahami, kendala yang dihadapi, materi yang perlu dipelajari lebih lanjut, pengalaman belajar dan usaha untuk mencapai tujuan belajar. Penerapan pembelajaran Berbasis Masalah adalah suatu model pembelajaran yang didasarkan pada prinsip menggunakan masalah sebagai titik awal akuisisi dan integrasi pengetahuan baru. Penelitian ini bertujuan untuk: Meningkatkan hasil belajar biologi peserta didik dengan menerapkan Penggunaan Jurnal Reflektif yang terintegrasi Model Pembelajaran Berbasis masalah. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan sebanyak dua siklus. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar. Data hasil pengamatan yang diperoleh pada tiap siklus akan dianalisis dengan teknik analisis deskriptif dan dilihat perkembangannya tiap pertemuan, apakah sudah mencapai indikator yang diharapkan. Analisis deskriptif yang diperlakukan yaitu dengan menganalisa hasil belajar. Hasil belajar dianalisis dengan analisis deskriptif komparatif. Analisis deskriptif komparatif yang dilakukan adalah membandingkan nilai atau hasil tes antar siklus.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan terdapat peningkatan jumlah peserta didik yang memiliki nilai tuntas pada setiap siklus serta dengan bukti kenaikan presentase hasil belajar peserta didik terutama pada siklus 2 sebesar 83,33% yang telah memenuhi standar efektifitas ketuntasan hasil belajar peserta didik di atas 80%, sekalipun sumbangan jurnal reflektif terhadap hasil belajar relatif kecil. Masih ada beberapa faktor lain yang berpengaruh terhadap hasil belajar.