Muh Andi Akbar
Pendidikan Profesi Guru Prajabatan Universitas Negeri Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial Melalui Video Pembelajaran Pada Peserta Didik Tunagrahita Ringan Kelas IX di SLB Negeri 1 Jeneponto Muh Andi Akbar
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i2.556

Abstract

Anak tunagrahita adalah individu yang secara signifikan memiliki intelegensi dibawah intelegensi normal. Penerapan video pembelajaran dalam pengembangan kemampuan belajar tentang jenis – jenis kenampakan alam pada mata pelajaran ilmu pengetahuan sosial akan menjadi lebih bermakna, kerena didalam pembelajaran dengan menggunakan media tersebut dapat mengembangkan pikiran dan pendapat para peserta didik. Anak tunagrahita akan memiliki kemapuan untuk memahami jenis-jenis kenampakan alam pada pelajaran ilmu pengetahuan sosial setelah dilakukan pemberian stimulus berupa video pembelajaran dan memiliki keberanian serta rasa percaya diri setelah dilakukan pembelajaran. Selain dapat terlibat langsung di lingkungan sekitar, lingkungan belajar di luar kelas menyajikan pengalaman langsung dan suasana baru dalam memahami kenampakan alam. Dalam pembelajaran IPS pada materi kenampakan alam, anak tunagrahita mengalami kesulitan. Untuk itu digunakan video pembelajaran dengan indikator keberhasilan 70%. Penelitian ini di tujukan untuk (1) mendiskripsikan aktifitas anak dalam pembelajaran IPS pada kenampakan alam dengan video pembelajaran. (2) mendiskripsikan peningkatan hasil belajar siswa pada materi kenampakan alam dengan jumlah 3 anak tunagrahita kelas IX di SLB Negeri 1 Jeneponto dengan menggunakan video pembelajaran. Metode penelitian menggunakan pendekatan tindakan kelas. Desain penelitian tindakan kelas mengunakan model kemmis, dengan metode pengumpulan data meliputi observasi, tes dan dokumentasi. Dari hasil penelitian pada siklus I menunjukan hasil kurang memuaskan. Nilai rata-rata aktivitas anak pada siklus I hanya mencapai 52,9% dan niali rata rata hasil belajar anak 57,5%. Pada siklus II peningkatan nilai aktivitas anak mecapai 68,8% dan hasil belajar anak mencapai 76,25%. Hal ini menunjukan rata-rata hasil belajar anak diatas KKM yang telah ditentukan yaitu 70. Simpulan yang dikemukakan adalah penerapan video pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar IPS Pada meteri kenampakan alam pada anak tunagrahita di SLB Negeri 1 Jeneponto