Nur Amirah. BJ
Pendidikan Profesi Guru Prajabatan Universitas Negeri Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Meningkatkan Kemampuan Menyimak Pada Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Digital Storytelling Nur Amirah. BJ
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i2.709

Abstract

Penelitian dengan judul Meningkatkan Kemampuan Menyimak pada Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Digital Storytelling di Sulawesi Barat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan menyimak pada anak usia dini kelompok A di sekolah RA Perwanida Pasar Baru Tinambung. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana meningkatkan kemampuan menyimak melalui kegiatan Digital Storytelling pada anak usia dini kelompok A di sekolah RA Perwanida Pasar Baru Tinambung. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan menyimak anak melalui kegiatan Digital Storytelling pada anak usia dini kelompok A di sekolah RA Perwanida Pasar Baru Tinambung. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Fokus penelitian ini adalah kemampuan menyimak dan metode Digital Storytelling. Subjek penelitian ini yaitu anak usia dini kelompok A di sekolah RA Perwanida Pasar Baru Tinambung yang terdiri dari 28 peserta didik yaitu 17 orang anak perempuan dan 11 orang anak laki-laki dan 1 orang guru. Desain penelitian terdiri dari 4 tahap setiap siklus yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data ialah observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan berupa analisis data kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kegiatan Digital Storytelling dapat meningkatkan kemampuan menyimak anak usia dini kelompok A di sekolah RA Perwanida Pasar Baru Tinambung. Peningkatan ini dapat dilihat dari perubahan kriteria BSH di setiap siklusnya. Pada siklus I sebanyak 8 orang anak dalam kriteria BSH dan pada siklus II sebanyak 23 orang anak dalam kriteria BSH.