Velin Violine
Pendidikan Profesi Guru Prajabatan Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Konseling Individu Dengan Pendekatan Realita Teknik WDEP Untuk Mengurangi Perilaku Merokok Siswa Velin Violine; Farida Aryani; Muhammad Taslim Taswin
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i3.880

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan konseling individu realitas teknik WDEP untuk mengurangi perilaku merokok pada siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian case study. Subjek penelitian ini ada satu siswa yang teridentifikasi memiliki perilaku merokok di sekolah. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, menggunakan teknik tringulasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perubahan perilaku konseli sebelum dan sesudah mengikuti layanan konseling individu realitas teknik WDEP. Sebelum mengikuti konseling konseli memiliki kehadiran yang kurang, sering membolos saat mata pelajaran berlangsung, memanjat pagar untuk merokok. Setelah dilakukan konseling individu terlihat perubahan perilaku yakni konseli telah mengikuti pembelajaran dan tidak lagi sering meminta izin keluar sehingga hal ini dapat membantu mengurangi perilaku konseli untuk merokok pada saat jam pelajaran berlangsung. Hasil konseling individu realitas teknik WDEP menunjukkan menurunnya perilaku merokok. Perubahan tersebut terjadi karena adanya perubahan kesadaran dalam diri konseli yang berfokus pada kejadian saat ini, konseli mampu membuat perencanaan sebagai langkah-langkah perubahan dan komitmen konseli untuk mengurangi perilaku merokok, menekankan pada kekuatan pribadi atau apa yang diinginkan konseli, dan mendorong konseli untuk mengembangkan perilaku yang lebih baik agar dapat bermanfaat kedepannya.