Sahril Buchori
Prodi Bimbingan dan Konseling UNM

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Upaya Mengurangi Perilaku Disruptive Pada 1 Peserta Didik Kelas X RPL di SMK Negeri 7 Makassar Melalui Pendekatan Behavioral Teknik Token Ekonomi Putri Nur Iqra Putri; Sahril Buchori; Erni Marlina
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i3.926

Abstract

Esensi daripada penelitian ini adalah bentuk pemberian layanan konseling individual terhadap peserta didik yang terindikasi berperilaku disruptive terhadap teman kelasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi perilaku distruptive yang dilakukan oleh salah satu peserta didik sebagai akibat dari kesulitannya untuk menyesuaikan diri di dalam kelas menggunakan pendekatan behavior teknik token ekonomi. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif, dengan memanfaatkan penggunaan instrumen observasi dan wawancara sebagai alat pengumpulan data. Analisis hasil instrumen pengumpulan data tersebut dilakukan dengan 3 tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, serta menarik kesimpulan. Hasil penelitian, menunjukkan adanya perubahan perilaku atas intervensi yang diberikan pada satu peserta didik dengan inisial IA kelas X RPL di SMK Negeri 7 Makassar. Pelaksanaan token ekonomi dilakukan dengan penukaran kepingan token ketika perilaku yangdiharapkan timbul (non disruptive). Penukaran kepingan token dilakukan sekali atau dua kali per hari selama tiga atau empat hari dan kemudian diturunkan frekuensi penukaran hadiahnya hingga hanya sekali per minggu selama 2 minggu pelaksanaan token ekonomi. Analisis data hasil penelitian tersebut, memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap perubahan perilaku (IA) sebagai individu. Hal ini dibuktikan pada setiap pekan pelaksanaan token ekonomi, keping token yang dimiliki (IA) sampai pekan ke 2 melebihi target penukaran, yang menunjukkan bahwa (IA) mampu konsisten terhadap perubahan perilakunya dari disruptive ke perilaku yang lebih positif di dalam kelas.