Yuliyana
Pendidikan Profesi Guru Prajabatan Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Cognitive Behavior Therapy dengan Teknik Rekonstruksi Kogntif Untuk Mengurangi Perilaku Self-Harm Peserta Didik Di SMAN 2 Tarakan Yuliyana; Abdullah Sinring; Juwarningsih
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i3.935

Abstract

Perlakuan yang tidak baik yang didapatkan peserta didik di lingkungan keluarga maupun lingkungan pertemanan menjadi salah satu alasan peserta didik melakukan perilaku self harm. Cara orang tua atau teman sekitarnya memperlakukannya dapat menjadi beban pikiran bagi peserta didik yang tidak mampu untuk mengendalikan diri serta emosinya sehingga terlampiaskan ke hal-hal atau perilaku yang negatif yang dapat merugikan dirinya hingga melukai dirinya. Peserta didik dengan perilaku self harm akan menjadi pemicu awal dari keinginan seseorang untuk bunuh diri, jika tidak segera ditangani akan terus melukai dirinya dan berlanjut hingga bunuh diri. Maka dari itu penanganan sesegera mungkin perlu diberikan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui pendekatan Cognintive Behavior Therapy teknik rekonstruksi kognitif dalam membantu subject mengubah pikiran, keyakinan, dan emosi negatifnya serta mengurangi perilaku self-harm. Metode kualitatif digunakan untuk menganalisis proses self harm pada subjek dengan wawancara dan observasi.Hhasil yang didapatkan dari subjek menuliskan intervensi perilaku menyakiti dirinya yang awalnya 6 kali dalam 4 minggu/sebulan menjadi 4 kali dalam satu bulan. Selanjutnya menjadi 2 kali dalam satu bulan. Hasilnya melalui Cognitive Behavior Therapy (CBT) teknik reskontrusi kognitif yang melibatkan manajement dapat mengurangi perilaku self-harm pada subjek.