Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana model pembelajaran Discovery Learning dapat diterapkan secara efektif untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini yaitu peserta didik kelas VIII G UPT SPF SMPN 13 Makassar, Tahun Ajaran 2023/2024 dengan jumlah 25 orang. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dengan empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode non tes berupa penilaian observasi dengan instrumen penelitian berupa lembar penilaian observasi. Adapun teknik analisis data penelitian ini menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif. Indikator keberhasilan penelitian ini yaitu adanya peningkatan nilai keterampilan kolaborasi peserta didik pada setiap siklusnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata keterampilan kolaborasi pada prasiklus sebesar 48,53, mengalami peningkatan pada siklus I dengan nilai rata-rata 53,87, dan siklus II dengan nilai rata-rata 71,87. Di mana selisih nilai rata-rata keterampilan kolaborasi dari prasiklus ke siklus I sebesar 5,34 dan selisih nilai rata-rata keterampilan kolaborasi dari siklus I ke siklus II sebesar 18. Berdasarkan hasil tersebut, maka disimpulkan bahwa penerapan model Discovery Learning dapat meningkatkan keterampilan kolaborasi peserta didik kelas VIII G UPT SPF SMPN 13 Makassar. Implikasi penelitian ini yaitu keterampilan kolaborasi dapat ditingkatkan melalui model Discovery Learning. Pendidik diharapkan dapat meningkatkan keterampilan kolaborasi peserta didik agar memiliki kemampuan kerjasama, sikap tanggung jawab, sikap berkompromi, kemampuan komunikasi, dan fleksibilitas yang baik dalam kelompok.