Penelitian ini dilatar belakangi proses pembelajaran siswa di kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Watubangga saat pembelajaran berlangsung terlihat siswa cenderung pasif, siswa juga terlihat tegang, siswa kurang aktif dan tidak termotivasi saat mengikuti proses pembelajaran melihat kondisi sekolah model pembelajaran sudah banyak namun belum semua guru menggunakan model pembelajaran yang menarik. Tujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Tahapan penelitian tindakan kelas yang digunakan terdapat empat tahapan yaitu: (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan, (3) Pengamatan , (4) Refleksi. Pelaksanaan penelitian ini terdiri dari dua siklus. Jenis data yang diperoleh adalah data kuantitatif yang diperoleh dari tes hasil belajar dan data kualitatif yang diperoleh melalui lembar observasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan observasi dan tes. Penelitian ini telah dilaksanakan di SMA Negeri 1 Watubangga, pada siswa kelas XI IPS 1 dengan jumlah 28 siswa. Hasil penelitian ini memperoleh kesimpulan bahwa perolehan motivasi dan hasil belajar siswa meningkat hal tersebut terlihat pada meningkatnya hasi belajar siswa . Hasil penelitian yang diperoleh mengacuh pada kriteria ketuntasan minimal (KKM) yaitu 75. Berdasarkan hasil tes siklus I, diperoleh nilai rata-rata 45 dengan ketuntasan secara klasikal sebesar 14% hasil tes siklus II mengalami peningkatan dari siklus I yaitu hasil tes siklus II, diperoleh nilai rata-rata 86,9 dengan ketuntasan klasikal sebesar 89,2%. Berdasarkan uraian motivasi dan hasil belajar siswa diatas maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa hal tersebut terlihat dari meningkatnya hasil belajar siswa kelas XI IPS I SMA Negeri 1 Watubangga.