Kristianto Menjang
Prodi Pendidikan Profesi Guru Prajabatan Sosiologi Universitas Negeri Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Dengan Media Gambar Dalam Meningkatkan Kognitif Peserta Didik Dengan Kondisi Kesulitan Belajar (Disleksia) di Dalam Kelas Kristianto Menjang
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 3 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i3.1369

Abstract

Pembelajaran dengan metode serta media kekinian yang serba teknologi dengan konsep interaktif, kolaboratif, dan inovatif menjadi salah satu upaya yang baik digunakan agar materi dapat terserap secara tepat dan cepat kepada peserta didik. Tujuan dilakukannya penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media gambar sebagai pemantik dalam pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning (PBL) pada peserta didik kelas X di dalam kelas. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan media gambar sebagai kasus atas masalah yang akan memecahkan solusinya serta sebagai media yang akan memancing peserta didik terlibat aktif dalam pembelajaran sehingga akan meningkatkan pemahaman nyata sekaitan masalah yang akan memecahkan. PTK ini dilakukan dalam beberapa tahapan yaitu: 1) Tahap observasi dan penilaian observasi, 2) Tes lisan, dan 3) Wawancara. Penelitian mengambil sampel kelas X dengan jumlah total 32 peserta didik dengan fokus pada 1 peserta didik disleksia. Hasil yang diperoleh dari uji coba penggunaan model pembelajaran problem based learning (PBL) dengan media gambar berbasis masalah dan tes lisan tersebut adalah terjadi peningkatan pengetahuan kognitif yang awalnya pengetahuan kognitif peserta didik dileksia tersebut hanya mendapat nilai 30 atas soal pre-test tertulis dan meningkat menjadi nilai 80 dengan post-test lisan menurut penskoran yang telah dilakukan dengan media gambar.