Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar peserta didik di kelas XII IPS 2 SMA Negeri 17 Makassar melalui penerapan metode Make A Match dalam pembelajaran materi perubahan sosial. Metode ini dipilih karena kemampuannya untuk mendorong interaksi dan kolaborasi antar siswa, sehingga diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang lebih dinamis dan menarik. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pada Siklus 1, pengenalan materi dilakukan dengan membagi siswa ke dalam kelompok kecil, di mana mereka diberi kartu berisi pertanyaan dan jawaban. Hasil observasi menunjukkan bahwa 70% siswa aktif berpartisipasi, meskipun masih terdapat siswa yang kurang percaya diri. Rata-rata nilai kelas meningkat dari 65 menjadi 75, namun interaksi dalam diskusi kelompok perlu ditingkatkan. Refleksi menunjukkan perlunya strategi tambahan untuk meningkatkan keterlibatan siswa yang lebih pasif. Siklus 2 dilaksanakan dengan mengadopsi umpan balik dari Siklus 1. Dengan penyesuaian dalam pengelolaan kelompok dan metode pengajaran, keaktifan siswa meningkat menjadi 85%. Diskusi kelompok berlangsung lebih interaktif, dan rata-rata nilai kelas meningkat lagi menjadi 87, dengan 90% siswa mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Temuan ini menegaskan bahwa metode Make A Match tidak hanya meningkatkan keaktifan belajar, tetapi juga pemahaman siswa terhadap materi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan metode Make A Match terbukti efektif dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa. Penelitian ini merekomendasikan penerapan metode interaktif yang lebih variatif di masa mendatang untuk terus meningkatkan kepercayaan diri siswa dan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran.