Supriadi Torro
Bidang Studi Pendidikan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosioal dan Hukum Universitas Negeri Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa dengan Menerapkan Tipe Model Pembelajaran Two Stay Two Stray Muh. Ririn Assawal; Supriadi Torro
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 3 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i3.1377

Abstract

Penelitian ini dilakkan unutk melihat tingkat keaktifan dan hasil belajar peserta didik dengan penerapan tipe model pembelajaran two stay two stray. Penelitian ini melalui empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XII.1 SMA Negeri 1 Makassar tahun ajaran 2024/2025 yang berjumlah 35 orang. Analisis data yaitu dengan memaparkan data yang diperoleh dari ahsil pelaksanaan tindakan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan observasi dan tes. Analisis data yang digunakan yaitu analisis data keaktifan dan hasil belajar siswa, hasil tes dan data hasil observasi guru dan rekan sejawat. Berdasarkan ahsil Berdasarkan hasil Penelitian dan analisis data dapat disimpulkan bahwa penerapan tipe model twi stay two stray dapat meningkatkan keaktifna dan hasil belajar pserta didik. hasil belajar pada siklus I rata-rata nilai peserta didik sebesar 78, dan mengalami peningkatan menjadi 85 pada siklus ke II. Keaktifan peserta didik juga mengalami peningkatan dari siklus I terdapat 85% atau 30 siswa dalam kategori aktif. Kamudian pada siklus ke II meningkat menjadi 93% atau sebanyak 33 orang dalam kategori baik. Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan tipe model two stay two stray dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik. penelitian ini diharapkan bisa menjadi referensi untuk peneliti lain di kemudian hari terkait peningkatan keaktifan belajar dan hasil belajar peserta didik.