Amal Hidayat Ahmad
Pendidikan Profesi Guru Prajabatan Sosiologi Universitas Negeri Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Pada Materi Konflik Sosial Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik di Kelas XI SMAN 5 Makassar Amal Hidayat Ahmad; Supriadi Torro
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 3 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i3.1385

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang mengangkat masalah apakah hasil belajar siswa pada mata pembelajaran Sosisologi meteri konflik sosial dapat ditingkatkan melalui model pemebelajaran Problem Based Learning di kelas XI SMAN 5 Makassar. Tujuan dari penelitian ini adalah tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI SMAN 5 Makassar. Dan juga tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar melalui penerapan model pembelajaran problem basic learning pada materi konflik sosial kelas XI SMAN 5 Makassar. Fokus penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar IPS melalui penerapan pembelajaran problem basic learning kelas SMAN 5 Makassar 34 orang. Pengumpulan data dengan teknik observasi wawancara dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data dalam penelitian ini dilakukan selama dan sesudah pengumpulan data. Analisis data dilakukan dengan membandingkan hasil pengamatan, wawancara dengan indikator-indikator pada tahap refleksi dan dari siklus penelitian. Data yang terkumpul di setting ke dalam penelitian. Data hasil belajar siswa di kelas XI SMAN 5 Makassar materi konflik sosial dengan menggunakan model pembelajaran problem Based learning sesuai dengan perolehan di akhir siklus 2, didapatkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar yang ditandai dengan siklus 1 masih ada siswa yang berada pada kategori tidak tuntas sebanyak 6 orang (18%) pada kategori tuntas sebanyak 28 orang (81%) namun ketuntasan musikal belum mencapai indikator keberhasilan penelitian yang diterapkan karena baru mencapai 81%. Setelah dilakukan aspek perbaikan tindakan dan dilakukan kembali proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran problem Based learning maka hasil belajar siswa meningkat di siklus II, di mana tidak ada lagi siswa yang berada dalam kategori tidak tuntas. Dari keseluruhan hasil olah data penelitian untuk analisis hasil belajar siswa maka dapat disimpulkan bahwa peningkatan hasil belajar pada siswa kelas XI SMAN 5 Makassar. dikatakan berhasil, di mana sudah melampaui batas indikator keberhasilan penelitian yang ditetapkan yaitu minimal 85% dari jumlah siswa yang harus melampaui batas KKM untuk materi konflik sosial mata pelajaran sosiologi di kelas XI SMAN 5 Makassar yaitu 75, di mana ketuntasan belajar di akhir siklus 2 sudah mencapai ketuntasan 100%.