Andi Miftahul Jannah Yusuf
Pendidikan Profesi Guru Prajabatan Sosiologi Universitas Negeri Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Keaktifan Peserta Didik Melalui Penggunaan Tipe Model Talking Stick Pada Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 2 Makassar Andi Miftahul Jannah Yusuf; Andi Octamaya Tenri Awaru; Muh. Arif Sikki
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 3 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i3.1402

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Talking Stick pada materi interaksi sosial, identitas sosial dan tindakan sosial di SMA Negeri 2 Makassar kelas X1. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya keaktifan peserta didik selama proses pembelajaran sosiologi, yang berdampak pada kurangnya pemahaman dan pencapaian Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Untuk mengatasi masalah tersebut, diterapkan model Talking Stick, yang merupakan metode pembelajaran interaktif dan melibatkan peserta didik secara langsung dalam proses belajar melalui permainan dengan menggunakan tongkat sebagai alat komunikasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes hasil belajar untuk mengukur keaktifan serta pemahaman peserta didik terhadap materi. Pada siklus pertama, hasil observasi menunjukkan keaktifan peserta didik mencapai 59,7%, yang masih tergolong cukup aktif. Namun, setelah perbaikan pada siklus kedua, keaktifan peserta didik meningkat secara signifikan menjadi 87,5%, yang termasuk dalam kategori sangat aktif. Selain itu, hasil tes juga menunjukkan peningkatan pemahaman peserta didik terhadap materi yang diajarkan. Peningkatan keaktifan peserta didik terjadi karena model Talking Stick mendorong peserta didik untuk lebih berpartisipasi aktif dalam diskusi kelas, melatih keterampilan berbicara, dan meningkatkan rasa percaya diri dalam menyampaikan pendapat. Model ini juga menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan dinamis, yang memotivasi peserta didik untuk lebih fokus dan antusias selama proses pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Talking Stick efektif dalam meningkatkan keaktifan peserta didik dalam mengemukakan pendapat serta memperbaiki kualitas pembelajaran sosiologi di SMA Negeri 2 Makassar kelas X1.