Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan Problem-Based Learning (PBL) dalam meningkatkan motivasi dan keaktifan siswa pada pembelajaran Sejarah di kelas X KM2 SMA Negeri 10 Gowa. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa, yang terlihat dari minimnya partisipasi dalam diskusi kelompok dan kurangnya keterlibatan siswa dalam memecahkan masalah pembelajaran, sehingga berdampak pada hasil belajar yang kurang optimal. PBL diterapkan sebagai pendekatan pembelajaran inovatif yang mendorong siswa untuk aktif berpikir kritis melalui pemecahan masalah nyata. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 32 siswa kelas X KM2. Data penelitian diperoleh melalui observasi, angket motivasi belajar, dan wawancara, yang kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL secara signifikan meningkatkan motivasi dan keaktifan siswa. Pada siklus pertama, siswa mulai menunjukkan peningkatan partisipasi dalam diskusi dan tugas kelompok, meskipun beberapa siswa masih kurang terlibat. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus kedua, mayoritas siswa lebih aktif, antusias, dan termotivasi dalam mengikuti proses pembelajaran. Penerapan PBL menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menarik, sehingga siswa dapat memahami materi dengan lebih baik. Dengan demikian, pendekatan PBL terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi dan keaktifan siswa dalam pembelajaran Sejarah. Kata Kunci: Problem-Based Learning, Motivasi, Keaktifan, Pembelajaran Sejarah, Penelitian Tindakan Kelas.