Alius Cahyadi
Department of Internal Medicine, Faculty of Medicine and Health Sciences, Catholoc university of Indonesia Atma Jaya / Atma Jaya Hospital, Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Leptospirosis: Penyakit yang Terlupakan Alius Cahyadi
Majalah Kedokteran Indonesia Vol 69 No 2 (2019): Journal of The Indonesian Medical Association - Majalah Kedokteran Indonesia, Vo
Publisher : PENGURUS BESAR IKATAN DOKTER INDONESIA (PB IDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47830/jinma-vol.69.2-2019-71

Abstract

Pada dasarnya leptospirosis merupakan penyakit infeksi pada hewan (zoonotik) yang disebabkan oleh spesies patogenik Leptospira.1,2 Tetapi tidak jarang pula infeksi akut ini terjadi pada manusia, paling banyak disebabkan oleh Leptospira interogans.1-3 Penyakit ini dapat ditemukan baik pada daerah tropis maupun subtropis, terutama pada daerah dengan kondisi higienis yang buruk sehingga bakteri ini dapat bertahan hidup dan mnyebar ke penderita lain. Di banyak negara, termasuk di Indonesia, leptospirosis merupakan masalah yang kurang mendapat perhatian. Apakah di Indonesia sudah bebas dari penyakit ini? Tentunya belum. Berdasarkan data yang tercatat di kementrian kesehatan, pada tahun 2014 terdapat kejadian luar biasa leptospirosis di Kabupaten Kota Baru, Kalimantan Selatan. Data pada Kemenkes mencatat hingga November 2014 terdapat 435 kasus dengan 62 kematian akibat leptospirosis.