Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGELOLAAN TPQ AL–MUJAHIDIN MAYELAHA (TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR’AN) BERBASIS KURIKULUM DINIYAH DI DESA WOLWAL TENGAH Pahlawan Pakro; Jusriadi Jusriadi; Sandia S. Umar; Ayni Ajija Adangtong
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i2.34272

Abstract

ABSTRAKHasil observasi dan wawancara yang kami lakukan diperoleh informasi bahwa guru TPQ kurikulum yang digunakan serta metode yang di gunakan masih sangat konvensional.Bimbingan yang berjalan saat ini adalah belajar membaca Al-Quran melalui  metode  iqro’ dan hapalan surat-surat pendek. Adapun Tujuan PKM Ini adalah untuk:1)memperbaiki  tata  kelola bimbingan baca Al-Qur’an; khususnya pada Kurikulum yang berbasis diniyah(2) membina  kader-kader untuk menjadi sukarelawan dalam bimbingan baca tulis Al-Qur’an; (3) menambah menu bimbingan dengan beberapa kegiatan yang menunjang, seperti: tahfizh/murojaah, kitabah, tahsin, dan bacaan sholat/fiqih; serta (6) menata administrasi  yang lebih komprehensif.Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode ceramah,diskusi dan pelatihan serta sosialisasi..Adapun hasil yang di temukan adalah Melihat berbagai kendala yang dihadapi maka kami memberi masukan agar kurikulum diniyah coba di terapkan oleh pengelola dengan memberi pemahaman terkait dengan kurikulum ini dan dampaknya bagi peserta didik dan guru- guru sudah mulai memahami kurikulum diniyah.dari berbagai tahan kegiatan yang kami lakukan pengelola, guru antusias mengikuti kegiatan ini dan ada yang sudah mulai mempraktekkannya dengan memberi pelajaran tambahan berupada dasar -dasar Pendidikan islam.Kata Kunci : Pengelolaan; TPQ; Kurikulum Diniyah; Desa Wolwal Tengah ABSTRACTThe results of our observations and interviews revealed that the curriculum and methods used by TPQ teachers are still very conventional. The current guidance focuses on learning to read the Quran through the Iqro' method and memorizing short surahs.The objectives of this PKM are: 1) improving the governance of Quran reading guidance, particularly in the diniyah-based curriculum; 2) developing cadres to become volunteers in Quran reading and writing guidance; 3) expanding the guidance menu with several supporting activities, such as: tahfizh/murojaah, kitabah, tahsin, and prayer reading/fiqh; and 6) organizing a more comprehensive administration.The methods used in the research were lectures, discussions, training, and socialization.The results found were: Seeing the various obstacles faced, we provide input for administrators to try implementing the diniyah curriculum by providing an understanding related to this curriculum and its impact on students and teachers who have begun to understand the diniyah curriculum. From the various stages of activities we have carried out, administrators and teachers are enthusiastic about participating in this activity and some have started to practice it by providing additional lessons in the form of the basics of Islamic Education. Keywords : Management; TPQ Al – Mujahidin Mayelaha; Diniyah Curriculum; Central Wolwal Village
Peningkatan Hasil Belajar Materi Pecahan Melalui Penerapan Media Kartu Pecahan. Pada Siswa Kelas IV MIS Nurul Misbah Bombaru Desa Tribur Kecamatan Abad Selatan Tahun Pelajaran 2024/2025 Andriyani Tahir Lehidonu; Istiqamah Amsidi; Pahlawan Pakro
Jurnal Edukasi Vol. 2 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kalabahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11377/kzef7315

Abstract

Improving Learning Outcomes in Fractions Through the Application of Fraction Card Media in Grade IV Students of MIS Nurul Misbah Bombaru, Tribur Village, South Abad District for the 2024/2025 Academic Year. Andriyani T. Lehidonu, 211530281035 This research, conducted by Andriyani T. Lehidonu, utilized a Classroom Action Research method to improve student learning outcomes in fractions. The subjects were 9 students from Grade IV MIS Nurul Misbah Bombaru, with an individual Minimum Mastery Criterion (KKM) of 75 for mathematics.Data was collected using observation sheets for teacher and student activities, as well as test results. The data analysis technique used a percentage formula. The research findings show that: In Cycle I: Teacher activity reached 66.6%, and student activity was also 66.6%. In Cycle II: Teacher activity increased to 83%, and student activity significantly improved to 95%.This study demonstrates that the application of fraction card media led to an increase in teacher activity, student activity, and learning outcomes. Initially, in Cycle I, although the media was used, the teacher's teaching method still needed improvement in classroom management and motivation. This resulted in low student participation and a failure to achieve learning mastery. The classic mastery percentage was only 33.3%, with an average score of 66.4, and only 3 out of 12 students reaching the KKM. This figure was well below both the individual KKM (75) and the classical KKM (80%).However, after the teacher made improvements in Cycle II, such as more actively controlling group discussions, asking sequential questions, and providing appreciation, the media successfully stimulated students' thought processes. This made them more active and independent in learning and significantly improved their understanding of simple fraction comparisons. As a result, the students' average score sharply increased to 88.9, and the student learning mastery percentage reached 79.4%. The number of students who achieved the KKM increased to 8. Kata Kunci: Fraction Learning Outcomes, Fraction Card Media, Elementary Students
Strategi Pengelolaan TPQ dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Al-Qur’an di TPQ Al-Anzor Waluom Desa Wolwal Tengah Jusriadi Jusriadi; Muthiah Prasong; Pahlawan Pakro; Muthia Ake Prasong; Marzuki Galeko; Siti Nurhayati Bain; Ismail Lobang
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 20, No 2 (2026): Vol 20 No. 02 APRIL 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v20i2.7954

Abstract

Strategi juga dibutuhkan dalam hal pengelolaan suatu lembaga agar pencapaian tujuan organisasi. Kondisi  di  lapangan  Secara internal,TPQ Al-Anzor Waluom  menghadapi  keterbatasan SDM, Sarana Prasarana, dana.Berdasarkan uraian tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Bagaimana strategi pengelolaan TPQ Al-Anzor Waluom,  Bagaimana kualitas pendidikan Al-Qur’an di TPQ Al-Anzor Waluom,  Faktor apa saja yang mendukung dan menghambat pengelolaan TPQ dalam meningkatkan kualitas pendidikan Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan metode dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Jenis data yang diperoleh data Primer dan Sekunder baik melalui wawancara maupun Observasi Langsung. Hasil penelitian ini memberi gambaran bahwa Strategi pengelolaan TPQ bersifat kontekstual, menyesuaikan dengan keterbatasan sarana, kondisi sosial, dan kemampuan SDM. Peran pengelolaan TPQ dalam menunjang peningkatan kualitas pendidikan Al-Qur’an di TPQ Al-Anzor Waluom masih bersifat sederhana dengan berbagai fasilitas yang terbatas. Faktor yang Mendukung Keberhasilan Pengelolaan dukungan dari masyarakat setempat yang melakukan swadaya,Tokoh agama, adat,masyarakat orang tua,pengurus masjid,pemerintah desa. Factor penghambatnya: keterbatasan SDM,sarana prasarana.Upaya mengatasi hambatan yaitu melakukan penguatan SDM dengan momotivasi para guru -guru agar intens mengakses informasi yang hemat biaya seperti belajar di media sosial. menyediakan sarana prasarana, melakukan pendekatan dengan berbagai organisasi,pemerintah untuk menyampaikan maksud dan tujuan dalam hal megajukan proposal bantuan, melakukan iuran,peran orang tua mendampingi anak mengulang bacaan dan perbaikan kurikulum. Kata Kunci: Manajemen pendidikan Islam,Peningkatan mutu pembelajaran, Pendidikan nonformal keagamaan, Metode pembelajaran Al-Qur’an, Sarana dan prasarana pendidikan