Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Accompanying School Children Through The Literacy Tourism Program at Indonesian Literacy Homes Rachma Oriza Sativany; Purwowibowo; Arif
Jurnal sosial dan sains Vol. 4 No. 11 (2024): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v4i11.27927

Abstract

Background: During the COVID-19 period, children were forced to study at home with limited learning facilities. They cannot develop their potential talents due to the lack of interaction between teachers and students, which results in school children not being able to optimally meet their learning needs. Purpose: This study aims to describe the assistance of school children through the literacy tourism program at the Indonesian Literacy House. The research approach uses descriptive qualitative, data collection techniques such as frank or disguised observations, semi-structured interviews, and documentation studies. Methods: Data analysis through data collection, reduction, presentation, and conclusions. Results: The results of this study show that there are four stages in assisting school children at the Indonesian Literacy House, namely registration, preparation, implementation, and evaluation. Conclusion: The Indonesian Literacy House as a non-profit institution engaged in education intervenes through a literacy tourism program, namely tourism-based assistance for school children by utilizing local wisdom resources to solve the problem of basic educational needs of school children.
Dampak Parade Sound Horeg terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Bumirejo, Kabupaten Blitar Elham Wulan Aprilian; Arif; Sari Dewi Poerwanti
Jurnal Intervensi Sosial Vol. 4 No. 1 (2025): Inklusi Sosial dan Permasalahan Kemiskinan
Publisher : Talenta usu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/intervensisosial.v4i1.20197

Abstract

Desa Bumirejo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, didominasi oleh masyarakat yang bergantung pada sektor pertanian, industri rumah tangga, dan perdagangan. Kehidupan sosialnya dipengaruhi oleh budaya Jawa yang menjunjung tinggi nilai tradisional, seperti musyawarah desa (rembug desa) dan gotong royong. Namun, arus globalisasi dan modernisasi membawa tantangan baru, salah satunya melalui fenomena parade sound horeg yang berkembang sebagai tren budaya populer dan menjadi bagian dari perayaan hari besar pada tahun 2024. Parade sound horeg berpotensi memengaruhi kondisi sosial ekonomi masyarakat, yang sebelumnya erat dengan adat istiadat tradisional. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampaknya dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara sosial, parade ini memperkuat keharmonisan sosial, tetapi juga menimbulkan gangguan terhadap rasa aman dan kenyamanan, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak. Bagi sebagian masyarakat, parade ini menjadi sarana rekreasi, sementara bagi yang tidak menyukainya, justru menimbulkan ketidaknyamanan. Dari aspek ekonomi, parade sound horeg memberikan manfaat bagi pelaku usaha dan UMKM yang memanfaatkannya untuk berjualan. Namun, dampaknya relatif minim bagi masyarakat yang tidak terlibat dalam aktivitas ekonomi tersebut. Adaptasi terhadap fenomena ini juga beragam; generasi muda lebih mudah menerimanya sebagai bagian dari budaya populer, sedangkan generasi yang lebih tua cenderung mempertahankan nilai dan norma budaya tradisional.