Nauranni Tishaza Joenoes
Universitas Trisakti

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN KETAHANAN RANTAI PASOK DAN KAPASITAS PENYERAPAN DALAM HUBUNGAN ANTARA KESELARASAN MANAJEMEN RANTAI PASOK-PEMASARAN DAN KINERJA PERUSAHAAN: ANALISIS MEDIASI DAN MODERASI Nauranni Tishaza Joenoes; Wahyuningsih Santosa
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 5 (2024): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i5.11023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ketahanan rantai pasok dan kapasitas penyerapan dalam hubungan antara keselarasan manajemen rantai pasok-pemasaran dan kinerja perusahaan dengan menggunakan analisis mediasi dan moderasi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap Direktur, Manajer, Supervisor, dan Karyawan/Staff di bidang rantai pasokan, pemasaran, operasi, dan logistik di sebuah perusahaan logistik di Jakarta Barat, diperoleh kesimpulan sebagai berikut: Keselarasan manajemen rantai pasok-pemasaran berpengaruh positif terhadap kinerja perusahaan. Sistem manajemen rantai pasokan yang terintegrasi dengan baik sangat penting bagi perusahaan logistik untuk mencapai tujuannya dan meningkatkan kinerjanya. Dengan menyelaraskan sistem manajemen rantai pasokan dengan strategi bisnis, perusahaan logistik dapat meningkatkan efisiensi, mengurangi biaya, meningkatkan kepuasan pelanggan, dan membangun hubungan yang lebih kuat dengan para pemangku kepentingan. Keselarasan manajemen rantai pasok-pemasaran berpengaruh terhadap kinerja perusahaan yang dimediasi oleh ketahanan rantai pasok. Mencapai keselarasan dalam manajemen rantai pasokan sangat penting bagi perusahaan logistik untuk meningkatkan kinerja. Dengan menyelaraskan operasi rantai pasokan, perusahaan logistik dapat meningkatkan ketahanan terhadap gangguan dan hambatan, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kinerja. Oleh karena itu, perusahaan logistik harus memprioritaskan penyelarasan rantai pasokan dan berinvestasi dalam membangun ketahanan untuk mendapatkan manfaat peningkatan kinerja. Selain itu, kapasitas penyerapan perusahaan memoderasi hubungan antara ketahanan rantai pasokan dan kinerja perusahaan. Perusahaan logistik harus fokus pada peningkatan kapasitas penyerapan untuk memaksimalkan manfaat ketahanan rantai pasokan dan meningkatkan kinerja secara keseluruhan. Bagi perusahaan logistik, ini berarti mereka harus memprioritaskan peningkatan kapasitas untuk menyerap gangguan, seperti berinvestasi dalam manajemen inventaris, mengembangkan jaringan transportasi yang kuat, dan meningkatkan komunikasi dengan pemasok.