Masalah pengelolaan sampah yang semakin kompleks di lingkungan perkotaan, khususnya di perumahan Taman Sasana Patra, menuntut solusi yang inovatif dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Seiring dengan kemajuan teknologi digital, pendekatan Design Thinking menjadi relevan dalam merancang aplikasi pengelolaan sampah berbasis mobile yang mengutamakan keterlibatan warga. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengembangkan aplikasi pengelolaan sampah yang dapat mengatasi tantangan utama warga terkait pemilahan sampah, pengingat jadwal pengangkutan, dan pelaporan masalah sampah secara praktis dan cepat. Metodologi yang digunakan meliputi lima tahap Design Thinking, yaitu empathize, define, ideate, prototype, dan test, dengan fokus pada pemahaman kebutuhan warga, perumusan masalah, pengembangan ide, pembuatan prototipe, dan pengujian fitur aplikasi. Prototipe aplikasi dirancang menggunakan Figma untuk memastikan kemudahan penggunaan dan pengalaman pengguna yang intuitif sebelum uji coba internal dilakukan oleh tim pengembang. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa aplikasi ini memiliki fitur utama yang responsif dan stabil, seperti pelaporan sampah, pengingat jadwal pengangkutan, dan modul edukasi pemilahan sampah. Berdasarkan hasil uji coba, aplikasi dinilai memenuhi kebutuhan warga dengan baik, serta siap untuk diterapkan di lapangan. Dengan implementasi yang optimal, aplikasi ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi warga dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan, sekaligus mendukung upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan perumahan.