Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pembangkit Listrik Tenaga Surya sebagai Sumber Energi Pada Rakit Rumah Apung Di Kawasan Pesisir Pantai Malalayang Kota Manado Christian J. Saputro; Leony Wenno; Fanny Jouke Doringin; Josephin Sundah
Jurnal Elektrik Vol. 4 No. 1 (2025): Vol.4 No.1 1 Juni 2025
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v4i1.1196

Abstract

Penggunaan energi terbarukan semakin penting untuk mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil dan menurunkan emisi karbon dioksida akibat pembakaran bahan bakar fosil. Salah satu solusi adalah dengan memanfaatkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Penelitian ini bertujuan untuk menghitung dan menentukan komponen PLTS yang diperlukan untuk rakit rumah apung di kawasan pesisir Pantai Malalayang, Manado. Metode penelitian meliputi kajian literatur, perancangan sistem, instalasi lapangan, serta pengujian kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PLTS mampu memberikan pasokan listrik stabil, yang dibuktikan dengan data hasil pengukuran yaitu pada percobaan pertama dengan tegangan rata-rata 228 volt dengan beban yang terpasang sebesar 200 watt PLTS mampu mensuplay beban selama 10 jam dengan penggunaan baterai sebesar 38% dari persentasi baterai, selanjutnya pada percobaan kedua dengan tegangan rata-rata 229 volt dengan beban yang terpasang sebesar 200 watt PLTS mampu mensuplay beban selama 10 jam 30 menit dengan penggunaan baterai sebesar 48% dari persentase baterai. Temuan ini dapat menjadi referensi untuk pengembangan energi terbarukan pada infrastruktur apung di wilayah perairan lainnya.
Rancang Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Hybrid Daya 450 W Di Pulau Likri Danau Tondano Fery Bungkaes; Fanny Jouke Doringin; Jusuf Luther Mappadang
Jurnal Elektrik Vol. 2 No. 2 (2023): Vol.2 No.2 1 Desember 2023
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v2i2.1209

Abstract

Pulau Likri di Danau Tondano, Minahasa, Sulawesi Utara, memiliki potensi wisata tinggi namun belum memiliki pasokan listrik permanen, Kondisi ini menghambat aktivitas yang membutuhkan energi untuk  penggunaan peralatan modern, serta membatasi kenyamanan wisatawan lokal maupun internasional akibat keterbatasan fasilitas pendukung seperti pencahayaan. Dengan potensi matahari yang melimpah, penerapan sistem hybrid PLTS menjadi solusi untuk menyediakan penerangan andal dan ramah lingkungan, memperpanjang aktivitas wisata, dan memperkuat citra Pulau Likri sebagai destinasi eco-tourism berkelanjutan. Merancang dan membangun sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) hybrid di Pulau Likri untuk menyediakan penerangan yang andal dan ramah lingkungan, sehingga dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan, memperpanjang waktu aktivitas wisata, serta mendukung pengembangan Pulau Likri sebagai destinasi eco-tourism yang berkelanjutan. Dalam menyelesaikan penelitian ini, penulis melakukan  metode mulai, Survei observasi lapangan, wawancara,studi literatur, Perancangan Sistem , membangun sistem, serta melakukan Pengujian. Penelitian ini, membuktikan bahwa penerapan PLTS berpotensi memungkinkan tersedianya pasokan penerangan yang andal di Pulau Likri. Sistem penerangan fungsional di Pulau Likri yang ditenagai oleh hybrid PLTS, sehingga meningkatkan visibilitas pada malam hari, memperbaiki keamanan bagi pengunjung dan masyarakat lokal, serta mendukung aktivitas pariwisata secara berkelanjutan.
Case Study of Cybercrime Implementation in Technology Development Albed Maulana; Deitje Pongoh; Fanny Jouke Doringin; Roby Stevi Lumbu; Yehuda Yura; Hizkia Rampi; Dennis Timpua; Junior Assa; Chievo Simoboh
Interdisciplinary Journal of Advanced Research and Innovation Vol. 2 No. 2 (2024): Interdisciplinary Journal of Advanced Research and Innovation
Publisher : Ravine Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58860/ijari.v2i1.41

Abstract

The relentless march of modern technology has undeniably ushered convenience, comfort, and efficiency into various facets of our lives. However, accompanying these technological strides are the looming threats of cybercrime. This article extensively reviews a case study illustrating the implementation of cybercrime within the context of technological progress, meticulously examining its far-reaching impact. Rigorous research is conducted to unravel the intricacies of this case, offering detailed insights into the ongoing efforts to counteract its effects. In today's digital age, cybercrime stands as a formidable and rapidly expanding menace, casting a shadow over critical infrastructure, sensitive data, and organizational stability. Our investigation delves into the profound influence of technological developments on the emergence of diverse cyberattacks and hacking incidents. Be the pivotal roles of proactive monitoring and comprehensive security awareness training. This study advocates for a heightened state of vigilance and underscores the necessity of adopting preemptive measures to navigate the evolving landscape of cyber threats successfully. The quest for effective cybersecurity is portrayed as an ongoing and dynamic endeavor, demanding adaptability and a holistic approach to fortify against the relentless evolution of digital risks.
Perancangan Sistem Proteksi Baterai Berbasis Load Shedding Pada Sistem Hybrid (PLTS-PLTB) Rumah Apung Rizkyanto Malah; Zefanya Aring; Randy Pramudya Anung; Leony Ariesta Wenno; Fanny Jouke Doringin
CYCLOTRON Vol 9 No 02 (2026): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ct.v9i02.31314

Abstract

Abstract— In recent years, the use of renewable energy has increased significantly to reduce dependence on fossil fuels and cut carbon emissions. One emerging solution is a hybrid power generation system that combines solar power plants (SPP) and wind power plants (WPP), particularly in coastal areas such as the floating houses on Malalayang Beach. However, the battery-based energy storage system in this setup lacks adequate protection mechanisms, making it susceptible to overcharging and over-discharging conditions that can degrade battery performance and shorten its lifespan. This study aims to design an IoT-based battery protection system for the SPP-WPP hybrid system. The method used is Research and Development (R&D) through the stages of system design, fabrication, and testing. The system is designed using a PZEM-017 sensor for measuring electrical parameters, an ESP32 as the main controller, and a relay as the actuator for a multi-level load shedding mechanism. System monitoring is performed in real-time via the Blynk platform. Test results show good voltage measurement accuracy, with error values ranging from 0.55% to 0.82% and an average of 0.686% when compared to a multimeter. The protection system also functions as designed, where load disconnection occurs gradually based on battery voltage: 24 V (all loads active), 23 V (load 1 off), 22 V (loads 1 and 2 off), 21 V (loads 1, 2, and 3 off), and 20 V (all loads off). This system is capable of consistently responding to voltage changes without false triggers. It enhances safety, reliability, and battery lifespan, and supports Sustainable Development Goals (SDGs) 7 and 13.