Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Audit Energi Sistem Pencahayaan dan Tata Udara di Kantor Bupati Sambas Angger Bayu Samudra; Purwoharjono Purwoharjono; Fitriah Fitriah
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 7 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i7.2602

Abstract

Kantor Bupati Sambas yang telah berdiri sejak 2009, sebagai pusat administrasi pemerintahan Kabupaten Sambas, memiliki peran krusial dalam memberikan pelayanan publik yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menghemat penggunaan energi dan meningkatkan efisiensi penggunaan energi listrik tanpa mengurangi fungsi dan kegunaan dari sistem yang ada, dengan menggunakan metode audit energi rinci, yang dilakukan pada sistem pencahayaan dan tata udara selama satu tahun. Penelitian Peluang Hemat Energi (PHE) yang dilakukan PHE No Cost dengan pengurangan waktu penyalaan dan jumlah lampu pada sistem pencahayaan, pengurangan waktu penyalaan dan jumlah AC pada sistem tata udara, pada PHE Low Cost pememasangan sensor inframerah pada sistem pencahayaan, dan jumlah AC pergantian jenis refrigerant menjadi jenis refrigerant musicool pada sistem tata udara, dan pada PHE High Cost dengan mengganti jenis lampu menjadi LED, dan mengganti unit AC menjadi AC inverter hemat energi. Nilai IKE awal sebelum melakukan PHE rata-rata sebesar 5,3673 kWh/m2/bulan dengan biaya sebesar Rp 536.019.812, setelah dilakukan PHE No Cost rata-rata nilai IKE menjadi 3,849259 kWh/m2/bulan dengan penghematan sebesar Rp 115.169.059 setelah dilakukan PHE Low Cost nilai IKE rata-rata menjadi 3,006367 kWh/m2/bulan dengan penghematan sebesar Rp 207.324.880, dan setelah dilakukan PHE High Cost rata-rata nilai IKE menjadi 3,258406 kWh/m2/bulan dengan penghematan sebesar Rp 179.768.684.
Analisis Rugi – Rugi Daya dan Karakteristik Penyulang Pada Jaringan Distribusi 20 Kv di Gardu Induk Sungai Raya Bari Indra Putra; M Iqbal Arsyad; Fitriah Fitriah
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 7 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i7.2604

Abstract

Untuk menjaga keberlangsungan daya listrik di GI Sungai Raya perlu adanya penanganan terhadap saluran distribusi demi mendapatkan efisiensi. Salah satu faktor penyebab rugi - rugi daya adalah jenis kabel penghantar A3CS yang dapat mengurangi losses. Perhitungan rugi-rugi daya pada penelitian ini menggunakan solusi aliran daya metode Gauss-Seidel dengan menggunakan software matlab. Hasil perhitungan rugi- rugi daya aktif pada Penyulang Raya 10 (Penyulang Adi Sucipto) di GI Sungai Raya sebesar 0,008071 MW, dan total rugi- rugi daya reaktif sebesar 0,012336 MVAr. dan SPLN No. 41-10 Tahun 1991 yaitu penghantar alumunimium dengan luas penampang 35mm2 s/d 240mm2. Untuk beban puncak maksimum pada tahun 2019 sebesar 2,754 kW dibandingkan pada tahun 2020 sebesar 2.488 kW. Berdasarkan penjelasan di atas bahwa besarnya rugi daya aktif dan beban puncak pada tahun 2019 (masa pandemi) lebih besar dibandingkan tahun 2020 yaitu masa endemi dan penyulang yang digunakan di GI Sungai Raya sesuai dengan ketentuan yang berlaku Meskipun demikian perlu dilakukan kajian yang lebih lanjut pada saluran transmisi yang lain untuk memperoleh rugi -rugi transmisi dan beban puncak tersebut.