Muhammad Nabil Nur Rizki
Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas YPPI Rembang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH MOTIVASI KERJA, DISIPLIN KERJA, DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN KOPERASI MITRA LESTARI KABUPATEN PATI Muhammad Nabil Nur Rizki; Muhammad Tahwin
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 6 (2024): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i6.13235

Abstract

Koperasi di Indonesia, seperti yang diatur dalam Undang-Undang No. 25 Tahun 1992, bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya dengan prinsip kekeluargaan. Kinerja karyawan, yang dipengaruhi oleh motivasi kerja, disiplin kerja, dan kepuasan kerja, memainkan peran penting dalam keberhasilan koperasi. Penurunan kinerja yang tercermin pada Koperasi Mitra Lestari Kabupaten Pati, yang diindikasikan oleh rendahnya pendapatan dan absensi yang buruk, menunjukkan perlunya evaluasi terhadap faktor-faktor ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja, disiplin kerja, dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan di koperasi tersebut. Menggunakan metode survei dengan kuesioner yang disebarkan kepada 32 karyawan, penelitian ini mengaplikasikan analisis regresi linier berganda untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh negatif terhadap kinerja karyawan, sementara disiplin kerja berpengaruh positif namun tidak signifikan, dan kepuasan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja. Secara keseluruhan, kepuasan kerja terbukti memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap peningkatan kinerja karyawan di Koperasi Mitra Lestari, dibandingkan dengan motivasi dan disiplin kerja. Temuan ini dapat menjadi bahan pertimbangan untuk meningkatkan produktivitas karyawan melalui peningkatan kepuasan kerja.