Muhammad Nurrohim
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Meningkatkan Keterampilan Menyimak Murid dengan Interactive Flat Panel (IFP) Implementasi Teaching By Principles: An Interactive Approach To Language Farida Nugrahani; Muhammad Nurrohim; Sukiman; Arlandi Dwi Kuncoro; Uut Arif Rahman; Chera Widiastuti; Maya Sari, Ria Indra Maya Sari
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01, Maret 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.40270

Abstract

Douglas Brown's dimensions divide learners into children, adolescents, and adults. Language skills are essential for all individuals at every age level. The first language skill humans acquire is listening. The purpose of this study is to determine strategies for improving students' listening skills, particularly at the elementary school level, after the use of interactive flat panel (IFP) media. This research was inspired by Douglas Brown's book, chapters six and sixteen. The study used literature review and interviews. The results, described in a qualitative descriptive manner, indicate that the use of IFP can improve children's listening skills.
ENFORCEMENT OF STATUTORY LAWS NO. 8 OF 1999 TO MAKE IT REAL FAIR CONSUMER PROTECTION Muhammad Nurrohim
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 23 No. 2 (2024): Pena Justisia
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pj.v23i2.4827

Abstract

Kemajuan jaman yang diiringi dengan semakin canggihnya teknologi, membuka peluang baru dalam sektor ekonomi pembangunan secara nasional. Peluang baru, yaitu peluang  usaha in diharapkan dapat mendorong sektor ekonomi makro menjadi semakin maju sehingga mampu meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat Indonesia, dengan adanya peningkatan peluang usaha di dunia modern inimaka barang dan jasa sebagai komoditi utama tentu akan semakin berkembang pula. Namun demikian, barang dan jasa sebagai hal unsur dalam transaksi ekonomi tersebut membuka peluang kepada munculnya kemungkinan kerugian yang dialami oleh konsumen sebagai bagian dari kecurangan, kelalaian, ataupun kesengajaan pihak pelaku usaha. Kondisi ini memunculkan pemahaman pada perlunya perlindungan terhadap konsumen sebagai pihak yang sering kali dirugikan oleh ulah pelaku usaha yang ‘nakal’ tersebut. Pada kenyataannya telah terbentuk suatu lembaga yang bertujuan untuk membawa konsumen dalam mempertahankan haknya sebagai konsumen yaitu Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, akan tetapi para konsumen tetap masih enggan menempuh melalui lembaga peradilan bagi dirinya sehingga lebih bersifat pasrah terhadap apa yang dialaminya.