Aditia Ginantaka
Jurusan Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Ilmu Pangan Halal, Universitas Djuanda, Bogor, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

RISK ANALYSIS OF PRODUCTION MACHINERY MAINTENANCE AT PT. XYZ USES FUZZY FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS METHOD: CASE STUDY IN AMDK INDUSTRY: Analisis Risiko Perawatan Mesin Produksi Di PT.XYZ Menggunakan Metode FUZZY FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS: Studi Kasus Pada Industri AMDK Dendi Hermawan; Aditia Ginantaka; Ahmad Syarbaini
Agroindustrial Technology Journal Vol. 8 No. 2 (2024): Agroindustrial Technology Journal [ATJ]
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/atj.v8i2.12116

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada peningkatan kinerja mesin produksi di PT XYZ, khususnya mesin blowing yang digunakan untuk membuat kemasan botol galon air minum dalam kemasan ukuran 15 liter. Mesin ini mengalami kendala pemeliharaan, terutama pada komponen penutup moulding yang tidak tertutup sempurna sehingga memicu alarm locking mold dan downtime yang signifikan. Penelitian menggunakan metode Six Big Losses dan diagram fishbone untuk mengidentifikasi kemungkinan penyebab downtime pada mesin. Selain itu, metode F-FMEA membantu menilai risiko kemungkinan terjadinya downtime. Mesin blowing mengalami unplanned downtime dengan total 2323 menit, dengan rata-rata 74,94 menit. Alarm locking mold menjadi penyebab utama downtime, menyebabkan losses time sebesar 1611 menit. Hasil perhitungan F-FMEA mendapatkan nilai FRPN dari faktor penyebab alarm locking mold, dengan hasil Pin mold kering/seret memperoleh nilai FRPN 900 di rank 1, Small shaft tidak release memperoleh nilai FRPN 700 di rank 2, Baut as pin mold kendur memperoleh nilai FRPN 333.33 di rank 3. Kurang pelatihan mesin blowing di memperoleh nilai FRPN 208.33 di rank 4 Rekomendasi perbaikan melibatkan pelatihan operasional, pergantian material small shaft dari VCN-150 ke SKD-11, peningkatan pemeliharaan baut as pin, dan pemberian lubrikasi secara rutin. Kata kunci: Overall Equipment Effectiveness, F-FMEA, Diagram Fishbone