Hasrat Efendy Samosir, Zainun, Nurlely
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI MANAJEMEN KOMUNIKASI PUSAT INFORMASI MASYARAKAT ANTI NARKOBA SUMATERA UTARA 3 DI KOTA MEDAN Hasrat Efendy Samosir, Zainun, Nurlely
Al-Balagh : Jurnal Komunikasi Islam Vol 2, No 2 (2018): Vol. 2. No. 2
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/ab.jki.v2i2.5755

Abstract

Abstrak; tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi perencanaan komunikasi pusat informasi masyarakat anti narkoba Sumatera Utara dalam mencegah bahaya narkoba pada kalangan generasi muda Islam di Kota Medan,strategi pelaksanaannya, strategi pengawasannya dan  strategi evaluasinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian ini bertempat di pusat informasi masyarakat anti narkoba Sumatera Utara, gerakan anti narkoba, badan narkotika nasional, polisi resort kota besar, madrasah aliyah dan sekolah menengah atas. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, wawancara dan observasi. Teknik analisis data menggunakan pemerosesan satuan, kategorisasi, dan penafsiran data Inductive analysi, Interim analysis, Reduksi data, Display data dan Penarikan kesimpulan. Informan penelitian di sini adalah direktur PIMANSU (sumber primer). Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi perencanaan komunikasi pusat informasi masyarakat anti narkoba Sumatera Utara tentang pencegahan adanya bahaya narkoba pada kalangan generasi muda Islam di Kota Medan adalah strategi perencanaan berbasiskan pada; a) Metode informative, b) Metode edukatif, c) Metode koersif, d) Strategi Psikodinamika, e) Persuasi Sosiokultural, f) Strategi the Meaning Construction dan g) Strategi mirror. Strategi pelaksanaannya berorientasikan pada;  a) Pembinaan dan penyuluhan kepada peserta didik (generasi muda Islam), b) Pembinaan korban dan c) Pembinaan dan penyuluhan melalui sosialisasi. Strategi pengawasannya; a) komunikasi interaktif pengawasan direktur, b) komunikasi persuasif dan konsolidasi pengawasan Koordinator Harian, c) komunikasi preventif pengawasan divisi data, d) komunikasi pengawasan menggunakan konsep qaulan baligha, qaulan ma’rufa, dan qaulan syawira pada  divisi jaringan dan komunikasi, e) komunikasi kelembagaan melalui pengawasan divisi Sekretariat dan Keuangan, f) komunikasi pengawasan melalui divisi Pendidikan dan Latihan, dan g) komunikasi pengawasan divisi Kampanye. Strategi evaluasinya; (a) sumatif, dan (b)formatif.