Ahmad Thamrin Sikumbang, Anang Anas Azhar, Irfan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI KOMUNIKASI BALAI BESAR PELAKSANAAN JALAN NASIONAL II DALAM PEMBEBASAN LAHAN MASYARAKAT MUSLIM UNTUK PEMBANGUNAN UNDERPASS DI JALAN BRIGJEN KATAMSO MEDAN Ahmad Thamrin Sikumbang, Anang Anas Azhar, Irfan
Al-Balagh : Jurnal Komunikasi Islam Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/ab.jki.v3i1.5750

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujan menjelaskan strategi komunikasi dan hambatan komunikasi Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional II dalam pembebasan lahan masyarakat muslim untuk pembangunan Underpass Katamso Medan. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini dilihat dari sisi internal dan eksternal yaitu sebagai berikut: Internal, pertama, komunikasi pemetaan luas lahan dan ganti rugi oleh  tim negosiator di lapangan agar dapat mengetahui lahan-lahan masyarakat yang akan dibebaskan,  kedua, sosialisasi terkait pembelian lahan dan ganti rugi bangunan masyarakat. Ekternal, pertama, penyampaian pesan yang santun kepada pemilik lahan dan bangunan, kedua, memberikan kebebasan kepada pemilik lahan dan bangunan untuk menyampaikan aspirasi. Hambatan yang dihadapi meliputi: Pertama, penduduk secara kejiwaan belum siap menerima lahan mereka dibebaskan untuk pembangunan jalan Underpass, kedua, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional II Medan belum mampu membayar seluruh ganti rugi lahan dan bangunan masyarakat muslim untuk dibebaskan lahan masyarakat. Solusinya ialah memperkokoh komunikasi agar mampu menyadarkan masyarakat muslim betapa pentingnya pembangunan jalan Underpass di Jalan Brigjen Katamso Medan, menyediakan dana segara untuk mengganti lahan dan bangunan masyarakat muslim. Kata Kunci : Strategi Komunikasi BBPJN II, Pembebasan Lahan, Masyarakat Muslim.