Woro Nurul Seftianingtyas
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Tehnik Hypnobirthing, Usia Dan Pendidikan Ibu Dengan Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Trimester III Di RS PKT Bontang Woro Nurul Seftianingtyas
Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI Vol. 5 No. 2 (2021): JURNAL ILMIAH KESEHATAN STIKES BHAKTI PERTIWI INDONESIA VOL. 5 NO. 2, AGUSTUS T
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58813/stikesbpi.v5i2.10

Abstract

Latar Belakang : Kehamilan bagi wanita merupakan tantangan tersendiri karena kehamilan akan banyak menimbulkan perubahan pada seluruh sistem dalam tubuh wanita selama masa kehamilannya dan saat persalinan wanita hamil masih berisiko baik pada ibu maupun janinnya, berupa kesakitan sampai pada resiko kematian. Pada saat hamil wanita cenderung merasa cemas terhadap kehidupan bayi maupun kehidupannya sendiri. Kehamilan pada Trimester III memiliki tinggat kecemasan tinggi yang bisa berlanjut ke Depresi Antenatal. Hypnobirthing merupakan metode relaksasi yang memberikan sugesti positif, relaksasi, dan keyakinan pada ibu hamil untuk percaya diri. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui Hubungan Tehnik Hypnobirthing, Usia, Pendidikan dengan Kecemasan Ibu Hamil Trimester III di RS Pupuk Kaltim PeriodeFebruari – Mei 2021. Metode Penelitian : Desain Penelitian in adalah cross sectional dengan Subjek Penelitian sebanyak 32 ibu hamil denganTeknik analisis data menggunakan Analisa Chi-Square. Hasil : Pada peneltian ini didapatkan nilai P Value 0.001 (Hypnobrithing), P Value Usia (0,01) dan P value Pendidikan (0,03) Kesimpulan : ada Hubungan Tehnik Hypnobirthing, Usia, dan Pendidikan dengan Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Trimester III RS PKT Bontang. Saran : bagi RS Pupuk Kaltim Bontang dapat memberikan pelayanan dengan teknik hypnobirthing pada ibu hamil sebagai upaya pencegahan terjadinya Gangguan Kecemasan pada ibu hamil yang berlanjut pada Depresi Antenatal dan teknik Hypnobirthing dapat digunakan sebagai bahan untuk menarik perhatian masyarakat yang ingin memilih tempat pelayanan Kesehatan ibu dan Anak dengan Inovasi terkini.
Hubungan Pekerjaan Dan Pendidikan Ibu Dengan Status Gizi Balita Di Puskesmas Meo-Meo Periode 2018 Woro Nurul Seftianingtyas
Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI Vol. 4 No. 2 (2020): JURNAL ILMIAH KESEHATAN STIKES BHAKTI PERTIWI INDONESIA VOL. 4 NO. 2, AGUSTUS T
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58813/stikesbpi.v4i2.11

Abstract

Gizi merupakan salah satu indikator keberhasilan pelaksanaan pembangunan kesehatan di seluruh dunia. Tingginya tingkat kurang gizi berdampak buruk pada pertumbuhan ekonomi di masa depan dengan mengurangi potensi angka Indek Pembangunan Manusia (IPM). Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) menunjukkan angka prevalensi gizi kurang pada balita (BB/U <-2SD) mengalami angka penurunan dari 18,4 persen tahun 2007 menjadi 17,9 persen pada riskesdas 2010.Tujuan Penelitian ini adalah Untuk mengetahui hubungan antara tingkat pendidikan, pengetahuan dan sikap ibu dengan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Meo-Meo Kota Baubau. Metodelogi Penelitian ini menggunakan jenis penelitian observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional . Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyai balita berjumlah 64 ibu balita. Hasil penelitian Dari 64 responden yang diteliti, sebagian besar responden yang tidak bekerja 36 responden (56,3%) dan yang bekerja 28 responden (43,8) tingkat pendidikan tinggi yatu 41 orang (64,1%) dan yang berpendidikan rendah yaitu 23 orang (35,9%), dan status gizi menunjukkan bahwa dari 64 balita yang diteliti, sebanyak 43 orang balita (67,2%) dengan status gizi baik dan 21 orang (32,8%) dengan status gizi kurang Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada hubungan status pekerjaan dengan status gizi balita dan ada hubungan tingkat pendidikan dengan status gizi balita di Wilayah Kerja Puskesmas Meo-Meo Kota Baubau Tahun 2018, Saran : Para petugas kesehatan yang ada di puskesmas, unit-unit pelayanan kesehatan agar selalu memberikan penyuluhan kesehatan kepada ibu hamil, ibu nifas dan ibu balita mengenai pentingnya makanan bergizi, Saran : Para petugas kesehatan yang ada di puskesmas, unit-unit pelayanan kesehatan agar selalu memberikan penyuluhan kesehatan kepada ibu hamil, ibu nifas dan ibu balita mengenai pentingnya makanan bergizi.
Hubungan Umur Dan Paritas Ibu Terhadap Kejadian Preeklamsia Di Rsud Raha Kabupaten Muna Woro Nurul Seftianingtyas
Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI Vol. 5 No. 1 (2021): JURNAL ILMIAH KESEHATAN STIKES BHAKTI PERTIWI INDONESIA VOL. 5 NO. 1, FEBRUARI
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58813/stikesbpi.v5i1.27

Abstract

Preeklampsia adalah terjadinya peningkatan tekanan darah paling sedikit 140/90 mmHg, dan ditandai dengan proteinuria, dan odema. Preeklampsia merupakan risiko yang dapat membahayakan ibu serta janin.. Hasil survey di RSUD Raha Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara, didapatkan kejadian preeklamsia pada tahun 2016 berjumlah 60. Penyebab utama Preeklampsia adalah umur, paritas, keturunan, riwayat hipertensi, antenatal care. Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Preeklampsia di RSUD Raha Kebupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2016.Rancangan penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan case control. Populasi adalah semua ibu hamil di RSUD Raha Kebupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2016 yang berjumlah 454 ibu hamil. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 120. Distribusi frekuensi kejadian dengan Umur tidak beresiko 85,8%, Paritas tidak beresiko 87,5%. Terdapat hubungan antara umur ( p-value = 0,001), paritas (p-value = 0,004) terhadap preeklampsia di RSUD Raha Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2016. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara umur, paritas dengan preeklampsia di RSUD Raha Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2016. Perlu dilakukan upaya deteksi dini terhadap preeklampsia diutamakan pada ibu yang melakukan kunjungan ANC dengan memantau keadaan umum ibu dan penyuluhan akan tanda bahaya kehamilan. Kata Kunci : Preeklampsia, umur dan paritas