Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sengketa Hukum Keluarga Lintas Negara Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung No.486 K/Pdt.Sus/2014 Ruli Vita Sari; Rina Arum Prastyanti
Jurnal Inovasi Global Vol. 2 No. 11 (2024): Jurnal Inovasi Global
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jig.v2i11.211

Abstract

Globalisasi dan meningkatnya pernikahan lintas negara telah menyebabkan meningkatnya sengketa hukum keluarga, khususnya terkait perwalian anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran hukum nasional Indonesia dan hukum internasional, seperti Konvensi Den Haag, dalam menentukan kepentingan terbaik anak pada sengketa lintas negara. Dengan menggunakan metode penelitian yuridis normatif, data primer berupa putusan Mahkamah Agung No.486 K/Pdt.Sus/2014 serta literatur hukum dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mahkamah Agung menekankan stabilitas emosional anak, akses pendidikan dan kesehatan, serta hubungan orang tua sebagai prioritas utama. Namun, ketidaksejajaran antara hukum nasional dan internasional masih menjadi tantangan dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menegaskan perlunya integrasi prinsip-prinsip internasional ke dalam hukum nasional untuk menjamin kepentingan terbaik anak secara optimal. Studi ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan hukum keluarga lintas negara di Indonesia, meskipun keterbatasan berupa minimnya data lapangan menjadi tantangan. Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk mengeksplorasi strategi praktis dalam mengharmonisasikan hukum domestik dan internasional dalam kasus serupa.
Penegakan Hukum Terhadap Tindak Pidana Perjudian Ditinjau Berdasarkan Pasal 303 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Raden Sumito Joyokusumo; Rina Arum Prastyanti; Muhammad Habib; Evi Elisanti
JURNAL PENELITIAN SERAMBI HUKUM Vol 19 No 01 (2026): Jurnal Penelitian Serambi Hukum Vol 19 No 01 Tahun 2026
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Islam Batik Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59582/sh.v19i01.1471

Abstract

This study aims to determine 1) the law enforcement against gambling crimes as reviewed based on Article 303 of the Criminal Code. 2) the obstacles and challenges faced in law enforcement against gambling crimes as reviewed based on Article 303 of the Criminal Code. This research method uses an empirical juridical approach, which is research that examines legal realities that occur in society, by looking at it from an empirical perspective. The types of data used are primary data through interviews and secondary data sourced from primary, secondary, and tertiary legal materials. Data collection techniques are carried out through interviews and literature studies. Data analysis techniques are carried out descriptively qualitatively with data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that law enforcement against gambling crimes as reviewed based on Article 303 of the Criminal Code based on law enforcement theory according to Soerjono Soekanto, the success of law enforcement is influenced by five factors: legal factors (legal substance), law enforcement factors, means or facilities factors, community factors, legal culture factors. Article 303 of the Criminal Code provides a clear legal basis for prosecuting perpetrators of gambling crimes, both as organizers and participants. Obstacles faced in law enforcement against offline gambling include proving the elements of the crime, limited human resources and infrastructure of law enforcement officers, and social and cultural factors, where gambling is still considered a tradition or social entertainment that is difficult to eradicate. Obstacles faced in law enforcement against online gambling include limited regulations in the Criminal Code, difficulties in identifying and tracking perpetrators, and digital evidence. Challenges to law enforcement under Article 303 of the Criminal Code include the principles of legality and legal certainty, inter-institutional coordination, and rapid technological developments, which pose challenges for law enforcement. Another challenge faced in law enforcement is the weak deterrent effect of criminal sanctions imposed on gambling perpetrators.