p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal J-CEKI
Ainun Jariyah
Universitas Sanggabuana Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : J-CEKI

Strategi Penurunan Stigma Masyarakat Terhadap Penyakit Tuberkolosis Menuju Eliminasi Tb 2030 Metode Systematic Literature Review (SLR) Ainun Jariyah; Andi Emmy Marlina; Farida Fitriyah; Ferry Sumanto; Riska Ulfah; Vip Paramarta
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.5543

Abstract

Tuberkulosis (TB) tetap menjadi tantangan kesehatan masyarakat global, dengan sekitar 10 juta kasus dan 1,5 juta kematian yang dilaporkan pada tahun 2021, serta stigma yang signifikan terhadap penderita yang menghambat akses layanan kesehatan dan efektivitas pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penurunan stigma di masyarakat terhadap TB melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR), sebagai langkah penting dalam mendukung upaya eliminasi TB pada tahun 2030. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR), yang mencakup pengumpulan dan analisis data dari artikel yang relevan danterbit antara 2016-2024. Protokol PRISMA diadopsi untuk mengidentifikasi, menyaring, dan menginclusi literatur, serta analisis tematik digunakan untuk mengidentifikasi dan menyoroti tema penting dalam data yang terkumpul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 153 artikel yang ditemukan, hanya 27 artikel yang relevan dan sesuai dengan subjek stigma tuberkulosis, dengan puncak publikasi terjadi pada tahun 2016. Analisis literatur menyoroti pentingnya pendekatan multidimensional dalam strategi penurunan stigma, termasuk peningkatan layanan kesehatan, edukasi masyarakat, dan keterlibatan komunitas. Untuk mencapai eliminasi tuberkulosis pada tahun 2030, diperlukan tindakan lintas sektor yang mengatasi hambatan sosial dan ekonomi, serta meningkatkan akses terhadap diagnosis dan perawatan.