Pendidikan Kecakapan Kerja adalah program bantuan pemerintah berupa pelatihan kerja dan sertifikasi kompetensi. Pelatihan dilaksanakan oleh Lembaga Pelatihan swasta, BLK, satuan Pendidikan formal dan satuan Pendidikan non formal. Program pelatihan ini dibiayai oleh Pemerintah melalui Direktorat Kursus dan Pelatihan Kementrian Pendidikan. Program ini menyasar angkatan kerja dengan rentang usia 18-35 tahun yang berasal dari Masyarakat kurang mampu. Pelatihan dilaksanakan secara tatap muka oleh lembaga pelaksana program. Tujuan penelitian ini untuk meneliti pengaruh pelatihan kerja terhadap ketrampilan, pengaruh pelatihan kerja terhadap kesejahteraan, pengaruh sertifikasi terhadap ketrampilan dan pengaruh sertifikasi terhadap kesejehteraan peserta program. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan model part analisis struktur equation model berbasis varian dengan menggunakan sosftware SmartPLs. Data diambil dari sampel jenuh sebanyak 50 peserta program pelatihan Teknisi Akuntansi dengan menggunakan instrument kuisioner. Hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa pelatihan kerja berpengaruh secara positif dan significant terhadap ketrampilan kerja peserta program. Pelatihan kerja berpengaruh positif dan significant terhadap kesejahteraan peserta. Sertifikasi kompetensi memiliki pengaruh positif dan significant terhadap ketrampilan kerja peserta program. Kesimpulan terahir, sertifikasi kompetensi berpengaruh positif dan significan terhadap kesejahteraan peserta program Pendidikan Kecakapan Kerja.