p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal J-CEKI
Paisal Irdanus
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : J-CEKI

Internalisasi Karakter Religius Anak Melalui Pola Asuh Otoriter Orang Tua Paisal Irdanus
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.5935

Abstract

Penelitian ini dilakukan adalah berawal dari fakta-fakta yang terjadi bahwa anak-anak yang masih dini membutuhkan pendidikan yang ketat. didalam membangun karakter religius anak, perlu adanya sikap otoriter orangtua dalam mendidik anak, sebab jika orangtua tidak otoriter maka anak akan melakukan semaunya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses internalisasi karakter religius anak melalui pola asuh otoriter orangtua di Desa Jujun Kecamatan Keliling Danau. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, dengan pendekatan deskriptif analitis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui proses wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penentuan subjek penelitian menggunakan Purposive Sampling. Teknik analisa data dilakukan dengan mereduksi data, mendisplay data, kemudian menarik kesimpulan. Adapun hasil dari penelitian ini adalah 1) karakter religius anak di desa jujun pada umunya kurang baik, hanya segelintir anak yang bisa di anggap sangat baik. 2) Di dalam menginternalisasikan karakter religius anak melalui pola asuh otoriter orangtua adalah dengan melalui beberapa tahapan. Pertama, tahap tranformasi nilai, yaitu orangtua memberikan nasehat-nasehat atau pengajaran di rumah mengenai nilai-nilai karakter religius, kedua, tahap transaksi nilai, yaitu orangtua memberikan dorongan kepada anak agar menerapkan nilai-nilai karakter dalam kehidupan sehari-hari. Dan ketiga, transinteraksi nilai yaitu orangtua tidak hanya memberikan pengajaran serta memberikan dorongan kepada anak, akan tetapi orangtua berperan sebagai model di dalam menerapkan karakter religius yang diajarkan kepada anak-anaknya. 3) pola asuh otoriter orang tua memiliki dampak positif terhadap karakter religius anak, sebab untuk mengamalkan krakter religius anak perlu adanya penekanan dari orang tua.