Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Perceived Benefits dan Trust terhadap minat penggunaan QRIS, dengan Financial Literacy sebagai variabel moderasi. Populasi penelitian ini terdiri dari 128 pengguna QRIS dari Gen X dan Generasi Milenial di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur. Teknik pengambilan data dilakukan dengan metode sensus, dan analisis data menggunakan metode Partial Least Square - Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan software SmartPLS versi 4.1.0.2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perceived Benefits memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap minat penggunaan QRIS, menunjukkan bahwa persepsi manfaat tidak cukup untuk mendorong minat. Sebaliknya, Trust memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat. Selain itu, Financial Literacy tidak secara signifikan memoderasi hubungan antara Perceived Benefits dan minat, tetapi memoderasi secara negatif dan signifikan hubungan antara Trust dan minat. Temuan ini juga menunjukkan bahwa Financial Literacy memiliki pengaruh langsung yang positif dan signifikan terhadap minat penggunaan QRIS.