Retensi kunjungan pasien merupakan salah satu faktor krusial yang menentukan keberhasilan rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan berkualitas dan mempertahankan keberlanjutan operasionalnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana strategi pemasaran, Customer Relationship Management (CRM), dan pelayanan prima berdampak pada jumlah pasien yang datang ke Rumah Sakit Heartology di Jakarta Selatan. Setiap pasien yang berkunjung adalah subjek penelitian ini.ke Rumah Sakit Heartology dalam periode tertentu, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Sampel terdiri dari 113 degan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner divalidasi dan reliabilitasnya, dan kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa strategi pemasaran memiliki pengaruh positif signifikan terhadap peningkatan kunjungan pasien dengan koefisien B = 0,104, t = 7,605, dan p = 0,000. Sebaliknya, Customer Relationship Management memiliki pengaruh negatif signifikan dengan koefisien B = -0,548, t = -9,509, dan p = 0,000. Pelayanan prima juga berpengaruh negatif dengan koefisien B = -0,032, t = -2,600, dan p = 0,011. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,509 menunjukkan bahwa 50,9% variasi minat kunjungan pasien dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa strategi pemasaran berperan penting dalam meningkatkan minat kunjungan pasien, sementara Customer Relationship Management dan pelayanan prima perlu diperbaiki agar tidak memberikan dampak negatif terhadap kunjungan pasien. Rekomendasi diberikan agar rumah sakit dapat meningkatkan efektivitas strategi pemasaran, memperbaiki CRM, dan menyesuaikan pelayanan prima dengan kebutuhan pasien.