Chat GPT merupakan kecerdasan buatan yang saat ini semakin populer dan dipakai diberbagai bidang, salah satunya di bidang pendidikan. Penelitian ini menganalis perilaku bagaimana pemanfaatan Chat GPT khususnya di kalangan mahasiswa PJKR Universitas Insan Budi Utomo. Penelitian ini menggunakan metode survei dimana data dikumpulkan untuk mengetahui sejauh mana mahasiswa menggunakan Chat GPT, selain itu juga menganalisis sejauh mana manfaat penggunaannya. Data dikumpulkan dari 250 mahasiswa PJKR angkatan 2024 melalui kuesioner dan wawancara mendalam. Data yang diperoleh akan dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan mayoritas mahasiswa sebesar 74,9% mempunyai wawancara atau pengetahuan yang luas mengenai Chat GPT. Sebesar 62,4 % responden juga memakai atau menggunakan Chat GPT. Mereka menggunakan sebagai sumber informasi tambahan diberbagai konteks. Misalnya untuk tugas akademis, komunikasi interpersonal dan juga hiburan. Temuan juga didapatkan bahwa pola perilaku dalam pengguanaan Chat GPT beragam. Sebagian besar dari responden sebesar 78,4% menggunakan Chat GPT sebagai sumber referensi tugas kuliah dan informasi tambahan. Sebanyak 21,6% menggunakan Chat GPT sebagai alat bantu untuk menyelesaikan tugas-tugas kuliah mereka. Adapun implikasi sosial dari temuan ini adalah diperdebatkan dalam konteks evolusi teknologi komunikasi dan juga dampaknya terhadap bagaimana cara mahasiswa memperoleh, memproses dan berbagi informasi. Dalam penelitian ini mengkaji pentingnya mengetahui dan memahami bagaimana cara mahasiswa mengadopsi dan berinteraksi dengan teknologi seperti Chat GPT. Dengan adanya potensi implikasi bagi pendidikan diharapkan interaksi dan perkembangan teknologi lebih lanjut di masa mendatang.