Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN THEORY OF PLANNED BEHAVIOR DENGAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA Bayu Sekar Larasati; Fixi Intansari; Dilla Indah Purnama
KUNKUN: Journal of Multidisciplinary Research Vol. 1 No. 2 (2024): May - August 2024
Publisher : Medikun Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku seksual merupakan segala perilaku yang didorong oleh hasrat seksual yang dilakukan dengan pasangannya. fenomena tentang banyaknya para remaja yang melakukan hubungan seks sangat mengganggu masyarakat terutama bagi orang tua yang memiliki anak remaja. Theory of planned behavior dapat digunakna untuk memprediksi faktor-faktor yang diduga terkait dengan perilaku seksual. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara sikap, norma subjektif dan persepsi kontrol perilaku dengan perilaku seksual remaja. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasi dengan menggunakan skala theory of planned behavior (berisi tentang sikap, norma subjektif dan persepsi kontrol perilaku) dan skala perilaku seksual. Jumlah subjek yang digunakan sebanyak 300 orang dengan menggunakan teknik Quota sampling dalam pengambilan data. Hasil penelitian ini manunjukan ada hubungan positif antara sikap, norma subjektif dan persepsi kontrol perilaku dengan perilaku seksual. Dari penelitian ini menunjukan bahwa sikap memiliki sumbangan paling besar terhadap perilaku seksual yaitu 23,5%, norma subjektif 18% dan persepsi kontrol perilaku 14,1%.
Self-Awareness, Attitudes, and Social Norms Toward Sexual Violence Behavior in Educational Settings Sekar Larasati, Bayu; Intansari, Fixi
Dinasti International Journal of Education Management And Social Science Vol. 6 No. 3 (2025): Dinasti International Journal of Education Management and Social Science (Febru
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijemss.v6i3.4073

Abstract

Sexual violence is an act of insulting, degrading, assaulting, or other actions targeting a person's body and sexual desires through intimidation, contrary to their will, forcing the person to comply due to power or gender inequality, leading to physical, psychological, and sexual suffering. The purpose of this study is to analyze the influence of self-awareness, attitudes, and social norms on sexual violence behavior in educational settings. This research employs a quantitative method with multiple linear regression analysis techniques. The study population includes lecturers and educational staff from three universities in Pringsewu Regency, Lampung, with a total of 110 respondents. The data collection technique used in this study is non-probability sampling with convenience sampling. The results show that the significance coefficient of self-awareness, attitudes, and social norms toward sexual violence behavior is 0.004 (p ? 0.01). Based on the findings, it is concluded that self-awareness, attitudes, and social norms have an influence on sexual violence behavior in educational settings. The obtained R-square value is 0.117 (11.7%), indicating that self-awareness, attitudes, and social norms contribute 11.7% to sexual violence behavior, while the remaining 89.3% may be influenced by other variables not examined in this study.