Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh modal kerja dan volume penjualan terhadap laba bersih PT Indofood Sukses Makmur Tbk. Data yang digunakan adalah data sekunder dari laporan keuangan kuartalan perusahaan selama periode 2016-2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif asosiatif. Sampel dipilih melalui teknik nonprobability sampling dengan metode purposive sampling, berdasarkan laporan keuangan kuartalan PT Indofood Sukses Makmur Tbk. Analisis data melibatkan uji asumsi klasik yang mencakup uji normalitas, uji heteroskedastisitas, uji autokorelasi, dan uji multikolonieritas, diikuti oleh analisis korelasi, koefisien determinasi, analisis regresi linear berganda, dan uji hipotesis baik secara parsial maupun simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal kerja secara parsial memiliki pengaruh signifikan terhadap laba bersih, dengan nilai t-Statistic sebesar -4,457 dan nilai probabilitas (signifikansi) sebesar 0,001, yang lebih kecil dari 0,05. Ini menunjukkan bahwa t-Statistic lebih kecil daripada ttabel (-4,457 < 2,04523). Sebaliknya, volume penjualan memiliki pengaruh signifikan terhadap laba bersih dengan nilai t-Statistic sebesar 6,962 dan signifikansi 0,000, yang lebih besar dari ttabel (6,962 > 2,04523). Secara simultan, modal kerja dan volume penjualan berpengaruh signifikan terhadap laba bersih dengan nilai F-Statistic sebesar 6,553 dan probabilitas 0,000, lebih besar dari ftabel (6,553 > 3,33). Penelitian ini menekankan pentingnya volume penjualan dalam meningkatkan laba bersih, sementara modal kerja memiliki pengaruh yang lebih lemah.