Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Konseptual Model Altman Z-Score dalam Memprediksi Kebangkrutan Perusahaan Rendinova Cahyadi Nasution; Kevin Jeremi Doniartha Saragih; Muhammad Rizal
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 04 (2026): April 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual model Altman Z-Score dalam memprediksi kebangkrutan perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui tinjauan pustaka. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari berbagai jurnal ilmiah, buku referensi, dan publikasi akademis terkait dalam lima tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Altman Z-Score merupakan alat analisis yang efektif dalam mendeteksi potensi kesulitan keuangan dengan menggabungkan beberapa rasio keuangan yang mencerminkan likuiditas, profitabilitas, solvabilitas, dan aktivitas perusahaan. Model ini memiliki keunggulan dalam memberikan sinyal peringatan dini risiko kebangkrutan dan kemudahan penerapannya. Namun, model ini juga memiliki keterbatasan, khususnya ketergantungannya pada data keuangan historis dan ketidakmampuannya untuk memasukkan faktor non-keuangan. Oleh karena itu, penggunaan model Altman Z-Score harus dikombinasikan dengan metode analisis lain untuk menghasilkan prediksi yang lebih akurat dan komprehensif.
Evaluasi Pelaporan Keberlanjutan Berbasis Standar Global Kevin Jeremi Doniartha Saragih; Nasirwan Nasirwan
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Riset ini bertujuan buat mengevaluasi praktik pelaporan keberlanjutan pada perusahaan publik berdasarkan standar Global Reporting Initiative (GRI). Riset memakai pendekatan deskriptif kualitatif dengan tata cara content analysis terhadap laporan keberlanjutan yang diterbitkan perusahaan. Analisis dicoba dengan menyamakan tingkatan pengungkapan aspek ekonomi, area, serta sosial dengan penanda yang diresmikan dalam standar GRI. Hasil riset menampilkan kalau sebagian besar industri sudah mengadopsi pelaporan keberlanjutan, tetapi tingkatan kesesuaian pengungkapan masih bervariasi. Aspek ekonomi cenderung diungkapkan lebih lengkap dibandingkan aspek lingkungan dan sosial. Selain itu, beberapa indikator penting masih belum dilaporkan secara konsisten sehingga mengurangi tingkat transparansi dan keterbandingan informasi. Penemuan ini menampilkan kalau implementasi standar GRI masih bertabiat parsial serta membutuhkan kenaikan mutu pengungkapan supaya laporan keberlanjutan bisa membagikan data yang lebih komprehensif untuk pemangku kepentingan.
Peran Artificial Intelligence dalam Menciptakan Keunggulan Kompetitif Melalui Sistem Informasi Manajemen Rendinova Cahyadi Nasution; Kevin Jeremi Doniartha Saragih; Muhammad Rizal
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecerdasan Buatan (AI) telah menjadi salah satu teknologi paling berpengaruh dalam bisnis modern, memungkinkan organisasi untuk meningkatkan efisiensi, kualitas pengambilan keputusan, dan kinerja kompetitif. Studi ini bertujuan untuk meneliti peran Kecerdasan Buatan dalam menciptakan keunggulan kompetitif melalui Sistem Informasi Manajemen (SIMS). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan pustaka melalui analisis jurnal akademik, buku, dan publikasi ilmiah yang relevan terkait AI, SIMS, dan keunggulan kompetitif. Temuan menunjukkan bahwa integrasi AI ke dalam Sistem Informasi Manajemen meningkatkan kemampuan organisasi untuk mengumpulkan, memproses, menganalisis, dan memanfaatkan data secara lebih efektif. Teknologi seperti pembelajaran mesin, pemrosesan bahasa alami, dan analitik prediktif memungkinkan organisasi untuk menghasilkan informasi yang akurat dan tepat waktu, mendukung pengambilan keputusan manajerial, dan meningkatkan efisiensi operasional. Lebih lanjut, AI berkontribusi pada keunggulan kompetitif dengan mendorong inovasi, meningkatkan layanan pelanggan, mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya, dan meningkatkan kemampuan adaptasi organisasi terhadap perubahan lingkungan bisnis. Namun, implementasi AI juga menghadapi tantangan, termasuk masalah kualitas data, biaya investasi teknologi, masalah keamanan siber, dan kebutuhan akan sumber daya manusia yang terampil. Oleh karena itu, organisasi harus mengembangkan strategi yang tepat untuk memaksimalkan manfaat AI sekaligus meminimalkan potensi risiko. Studi ini menyimpulkan bahwa AI memainkan peran penting dalam memperkuat Sistem Informasi Manajemen dan mendukung pencapaian keunggulan kompetitif berkelanjutan di era digital