Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FENOMENA FANATISME DAN TAQLID BUTA PADA MASYARAKAT MUSLIM INDONESIA Rihan Alfitra Daudy; Jesika Ramasuci; Fiqih Ahmad Alfisyari; Reinita Nur Rahmah; Wulida Emeris
At-Taqwa: Jurnal Pendidikan dan Islamic Studies Vol 1, No 1 (2023): JULI
Publisher : Yayasan Nurma Gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk memaparkan hasil observasi dan pengamatan terhadap fenomena fanatisme dan taqlid buta di masyarakat Indoneisa berupa sikap anarkis dan kekerasan yang terjadi antara masyarakat Indonesia. Penelitian ini menggunaka metode Studi Pustaka, dengan melihat sumber-sumber ilmiah seperti kitab para ulama, buku, dan jurnal-jurnal ilmiah. Untuk mengetahui observasi kondisi sosial masyarakat, tulisan ini menggunakan berita terkini untuk menggambarkan kondisi masyarakat sekitar. Bagaimana sikap fanatisme ini bermula? Bagaimana taqlid buta berakar pada masyarakat muslim ? Pertama, melalui doktrin adab dan persaudaraan solidaritas yang diterapkan dalam pembelajaran agama Islam. Kedua, melalui ketidaktahuan dan kejahilan yang ada pada masyarakat Indonesia. Ketiga, melalui tokoh-tokoh agama yang menggemborkan glorifikasi terhadap guru agama. Maka hal yang menjadi solusi untuk fenomena ini adalah menanamkan sikap toleransi, kritisme dan berpeang teguh pada landasan agama bukan pada tokoh agama saja. 
The Effect of Digital Literacy on Learning Quality and Instructional Innovation: A Structural Equation Modeling Approach in Secondary Education Wulida Emeris; Dimas Nugraha; Dimas Febrian; Aslamiah Siregar
Kitabah: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora Vol 4, No 2 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmat Islamiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56114/kitabah.v4i2.13293

Abstract

This study aims to examine the effect of digital literacy on learning quality and instructional innovation using a Structural Equation Modeling (SEM) approach in secondary education. Digital literacy is positioned as an exogenous variable, while learning quality and instructional innovation function as endogenous variables. The research employs a quantitative design with a survey method involving secondary school students. Data were collected through a structured questionnaire and analyzed using SEM to identify the relationships among variables. The findings indicate that digital literacy has a significant positive effect on learning quality and instructional innovation. Students with higher levels of digital literacy tend to demonstrate better engagement, deeper understanding of learning materials, and greater participation in innovative learning activities. Furthermore, digital literacy also indirectly contributes to enhancing instructional innovation through improved learning quality. These results highlight the importance of integrating digital literacy into educational practices to support effective and innovative learning in the era of educational transformation.