Shafia Khairani
Department of Basic Medical Sciences, Faculty of Medicine, Padjadjaran University, Sumedang, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Clinical diagnosis and therapeutic approach for stomatitis in an albino-reticulated python (Malayopython reticulatus) at Gembira Loka Zoo, Yogyakarta, Indonesia Ketawang Enggar Panggalih; Ragaluh Dewantara; Shafia Khairani; Randy Kusuma
ARSHI Veterinary Letters Vol. 8 No. 3 (2024): ARSHI Veterinary Letters - August 2024
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.8.3.49-50

Abstract

Laporan kasus ini menyoroti strategi pengobatan yang efektif untuk stomatitis pada ular sanca kembang, memberikan wawasan berharga tentang perawatan veteriner dalam upaya konservasi reptil. Ular sanca kembang albino (Malayopython reticulatus) memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan ekologi sebagai predator, sehingga kesehatannya menjadi sangat penting dalam upaya konservasi. Seekor ular sanca albino di Gembira Loka Zoo, Yogyakarta, Indonesia, dilaporkan oleh penjaga kebun binatang tidak mau makan selama sekitar 1-2 bulan. Dokter hewan yang bertugas dari unit reptil melakukan pemeriksaan menyeluruh dan menemukan adanya peradangan pada mulut dan jaringan mukosa, serta gigi yang hilang. Gigi yang bermasalah dicabut untuk mencegah kondisi semakin memburuk. Pengobatan dilakukan dengan pemberian semprotan antiseptik yang mengandung 0,2% klorheksidin diglukonat dan Oxyfresh Dental Gel pada area mulut yang meradang. Selain itu, terapi suportif dengan Hematodin juga diberikan. Setelah sembilan hari pengobatan, ular sanca tersebut menunjukkan perbaikan yang signifikan, dengan peradangan yang berkurang dan pemulihan bertahap.
Pathological findings of traumatic acute respiratory distress syndrome in a domestic cat Alya Yuvida; Vinne Chandra Sentosa; Sarah Fajriannisa; Shafia Khairani
ARSHI Veterinary Letters Vol. 9 No. 2 (2025): ARSHI Veterinary Letters - May 2025
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.9.2.45-46

Abstract

Laporan kasus sindrom gangguan pernapasan akut (ARDS) pada kucing yang terjadi akibat kejadian traumatik belum banyak dibahas. Hasil nekropsi yang dilakukan pada kucing yang diketahui mengalami kejadian traumatik (tertabrak kendaraan bermotor) dapat memberikan gambaran umum mengenai temuan patologis ARDS. Temuan patologis dari hasil nekropsi antara lain adanya cairan berbusa berwarna merah muda kemerahan di trakea, perdarahan, dan petekie di paru-paru, disertai penumpukan darah di rongga pleura (hemothorax). Kerusakan otak akut akibat daerah kepala tertabrak kendaraan bermotor, sehingga bentuk kepala menjadi asimetris, juga menjadi salah satu penyebab utama kematian pada kucing ini.