Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Gambaran Pengetahuan Dan Sikap Ibu Yang Memiliki Bayi 0-12 Bulan Tentang Pentingnya Dilakukan Pijat Bayi Di Wilayah Kerja Puskesmas Rantau IKIL Simanjuntak, Julita
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 2 No. 2 (2022): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v2i2.11811

Abstract

Terapi pemijatan pada bayi dapat mengurangi kegelisahan dan hormon stress pada bayi baru lahir. Pemijatan bayi yang baru lahir memacu kepercayaan diri dengan baik untuk pertumbuhan otak, serta memperbaiki pencernaan dan perilaku.Pijatan 3 kali selama 10-15 menit mengalami kenaikan berat badan 20-47% perhari lebih dari yang tidak di pijat. Penelitian bayi yang cukup bulan yang di pijat selama 15 hari sebanyak 2 kali untuk masa 6 minggu menunjukkan kenaikan berat badan yang lebih normal sekaligus memberi pengobatan yang efektif dan berharga. Survei analitik, dengan desain Cross Sectional. Lokasi penelitian di wilayah kerja Puskesmas Rantau Ikil tahun 2017, waktu penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai dengan bulan Mei dengan jumlah sampel sebanyak 63 orang. Mayoritas ibu yang mempunyai bayi 0-12 bulan pengetahuan kurang 35 (56%), sikap ibu positif 32 (50,8%), ibu melaksanakan pemijatan bayi 44 (66,7%). Ada hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu dengan dilakukannya pijat pada bayi.
Hubungan Pengetahuan Tentang Kekurangan Energi Kronik (Kek) Dengan Ukuran Lingkar Lengan Atas (Lila) Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Kuamang Jaya Simanjuntak, Julita
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 2 No. 1 (2022): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v2i1.12284

Abstract

Mortalitas dan morbiditas pada wanita hamil dan bersalin adalah masalah besar di Negara berkembang. Pada tahun 2015, AKI di Indonesia mencapai 305 per 100.000 kelahiran hidup. Penyebab tidak langsung kematian ibu adalah Kurang Energi Kronis (KEK) pada kehamilan dan anemia pada kehamilan. Penelitian ini bersifat survei analitik denganpendekatan cross sectional menggunakan metode SimpleStratified Random Sampling denganpopulasi 404 dansampel sebanyak 80 ibu hamil dengan menggunakan data primer di wilayah kerja Puskesmas Kuamang Jaya pada bulan April sampaidenganbulanMei tahun 2017.Mayoritas responden memiliki pengetahuan baik sebanyak 43 orang (53,8 %), mayoritas ukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) adalah ≥ 23,5 cm sebanyak 71 orang (88,8%). Ada hubungan pengetahuanibutentangKekuranganEnergiKronik (KEK) denganukuranLingkarLenganAtas (LILA) padaibuhamil.
Hubungan Umur dan Paritas Ibu Bersalin dengan Tingginya Angka Kejadian SC di RSUD H. Hanafie Muara Bungo Simanjuntak, Julita
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13922

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) di dunia pada tahun 2022 adalah 216 per 100.000 kelahiran hidup. Angka kematian ibu di Indonesia pada tahun 2015 adalah 305 per 100.000 kelahiran hidup. Di Provinsi Jambi, AKI padatahun 2014 adalah 75 per 100.000 kelahira nhidup. Sedangkan di Kabupaten Bungo, jumlah kematianibu sebanyak 5 kasus. Di Indonesia, hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada tahun 2013 menunjukkan kelahiran dengan SC sebesar 9,8%. Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan menggunakan data sekunder, dengan total sampel sebanyak 94 responden di RSUD H. Hanafie Muara Bungo. Hasil penelitian menunjukkan, mayoritas responden dengan umur tidak beresiko yaitu sebanyak 65 orang (69,1%).Mayoritas responden dengan paritas tidak beresiko sebanyak 68 orang (72,3%). Tidak ada hubungan umur dan paritas dengan tingginya kejadian SC.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG IMUNISASI DASAR DENGAN STATUS IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BAYI DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS TANAH TUMBUH KABUPATEN BUNGO Simanjuntak, Julita
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 3 No. 1 (2020): Volume 3 Nomor 1 Juni 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v3i1.29177

Abstract

Setiap bayi wajib mendapatkan imunisasi dasar Lengkap yang terdiri dari BCG, DPT-HB-Hib, polio, dan campak. Keberhasilan seorang bayi dalam mendapatkan imunisasi dasar diukur melalui indikator imunisasi dasar lengkap. Penelitian ini bersifat Survei Analitik menggunakan pendekatan Cross Sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara simplestratified random sampling dengan sampel sebanyak 76 orang dengan menggunakan data primer di wilayah kerja Puskesmas Tanah Tumbuh. mayoritas responden memiliki pengetahuan baik sebanyak 45 orang (59,2 %),mayoritas status imunisasi dasar pada bayi adalah lengkap sebanyak 70 orang (92,1 %) dan ada hubungan pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar dengan status imunisasi dasar lengkap pada bayi.