Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Button Space Sebagai Media Berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Adnya Ari Kemuda, Ni Made Gangga; Ayu Wulandari, I Gusti Agung
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya nilai siswa menjadi salah satu permasalahan dalam pendidikan di sekolah dasar. Rendahnya nilai siswa terjadi karena kurangnya semangat siswa dalam belajar dan kurangnya penggunaan media berdiferensiasi berbasis teknologi dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media berdiferensiasi yang layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan adalah model 4D yang meliputi tahap define, design, develop, disseminate. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket, instrumen tes, dan wawancara. Hasil uji rancang bangun mendapatkan persentase sebesar 90,91%. Hasil uji kelayakan media button space mendapatkan nilai rata-rata sebesar 93,78% yang berada pada kategori sangat layak. Uji hipotesis dilakukan dengan uji-t sampel independen. Hasil uji-t menunjukkan bahwa nilai signifikansi (2-tailed) yang diperoleh sebesar 0,000<0,05 maka dapat disimpulkan bahwa media button space layak dan efektif digunakan dalam kegiatan pembelajaran di sekolah dasar.
Modul Pembelajaran Berdiferensiasi Pendidikan Pancasila Pada Kurikulum Merdeka Dewi Kencana, Pande Putu; Ayu Wulandari, I Gusti Agung
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi memerlukan proses belajar yang mengutamakan gaya belajar siswa. Modul pembelajaran berdiferensiasi dibutuhkan untuk meningkatkan kompetensi pengetahuan siswa. Penelitian ini menggunakan desain penelitian dan pengembangan yang menghasilkan produk untuk diuji rancang bangun, kelayakan, dan efektivitasnya. Produk yang dikembangkan khusus siswa kelas IV SD. Model pengembangan yang digunakan model 4D melalui empat tahapan yakni define, design, develop, dan disseminate. Hasil uji rancang bangun 90,91%, hasil kelayakan dari isi mata pelajaran dan media 96,67%, desain pembelajaran 95%, uji coba perorangan dan kelompok kecil 92,5% yang seluruhnya memenuhi kriteria sangat layak. Uji-t sample independent (taraf signifikansi 5%) diperoleh nilai Sig. 0,000, sehingga terdapat perbedaan signifikan antara kompetensi pengetahuan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Produk dinyatakan sangat layak dan efektif digunakan.
Modul Pembelajaran Berdiferensiasi Pendidikan Pancasila Pada Kurikulum Merdeka Kelas IV Sekolah Dasar Dewi Kencana, Pande Putu; Ayu Wulandari, I Gusti Agung
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8667

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi memerlukan proses belajar yang mengutamakan gaya belajar siswa. Modul pembelajaran berdiferensiasi dibutuhkan untuk meningkatkan kompetensi pengetahuan siswa. Penelitian ini menggunakan desain penelitian dan pengembangan yang menghasilkan produk untuk diuji rancang bangun, kelayakan, dan efektivitasnya. Produk yang dikembangkan khusus siswa kelas IV SD. Model pengembangan yang digunakan model 4D melalui empat tahapan yakni define, design, develop, dan disseminate. Hasil uji rancang bangun 90,91%, hasil kelayakan dari isi mata pelajaran dan media 96,67%, desain pembelajaran 95%, uji coba perorangan dan kelompok kecil 92,5% yang seluruhnya memenuhi kriteria sangat layak. Uji-t sample independent (taraf signifikansi 5%) diperoleh nilai Sig. 0,000, sehingga terdapat perbedaan signifikan antara kompetensi pengetahuan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Produk dinyatakan sangat layak dan efektif digunakan.