Euniken Emulia Soluk
Program Studi PGSD, Universitas Citra Bangsa, Kupang, Nusa Tenggara Timur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SOSIALISASI PENANAMAN NILAI KARAKTER NASIONALIS SUB NILAI KEDISIPLINAN UNTUK MEWUJUDKAN BUDAYA ANTI KORUPSI: PADA SISWA KELAS III DI SD NEGERI OSILOA KUPANG TENGAH Rivaldo Adu; Brigita Yulianti Nitano; Dominggus Obed Adu; Esterlin Lipikoni; Euniken Emulia Soluk
Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022): JURNAL PEMIMPIN - PENGABDIAN MASYARAKAT ILMU PENDIDIKAN - Edisi Januari 2022
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/pemimpin.v2i1.397

Abstract

Abstrak : Pentingnya peranan karakter bangsa banyak menjadi bahan pembicaraan dan dasar bagi pemangku kebijakan yang mendukung kearah pengembangan atau pendidikan yang mengarah pada terbentuknya karakter bangsa. Metode yang digunakan adalah sosialisasi tentang pentingnya nilai kedisiplinan untuk mewujudkan budaya anti korupsi. Disiplin adalah suatu menifestasi dan sikap mengendalikan diri. Disiplin berperan penting dalam membentuk kepribadian unggul seseorang. Orang yang memiliki kedisiplinan diri dengan baik selalu mampu menerbitkan segala sesuatu di sekelilingnya dengan cara menempatkan sesuatu pada tempatnya. Penanaman nilai karakter kedisiplinan sejak dini dapat mencegah ajakan/dorongan negatif melakukan korupsi sejak dini. Abstract : The importance of the role of the nation's character is widely discussed and the basis for policy makers to implement policies that support the direction of development or education that leads to the formation of national character. The method used is the socialization of the importance of the value of discipline to create an anti-corruption culture. Discipline is a manifestation and attitude of self-control. That by instilling the value of disciplined character from an early age can prevent negative invitations / incentives to commit corruption from an early age.