This Author published in this journals
All Journal Jurpis
Samuel Sanda Patampang
Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tadulako

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Motivasi petani kelapa terhadap keberlanjutan Pendidikan Anak Ke Jenjang Perguruan Tinggi Di Desa Toaya Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala Samuel Sanda Patampang; Safril Irzan
Jurpis: Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Vol. 16 No. 1 (2019): Januari - Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan IPS, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah : (1) Bagaimana motivasi petani kelapa di Desa Toaya terhadap keberlanjutan pendidikan anak kejenjang perguruan tinggi. (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani kelapa di Desa Toaya terhadap keberlanjutan pendidikan anak kejenjang perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Populasi petani kelapa berjumlah 34 KK. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik sampling atau purposive sampling yang berjumlah 17 KK. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan angket. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penghasilan yang tinggi dapat memotivasi petani kelapa dalam melanjutkan pendidikan anak ke jenjang perguruan tinggi. Hal ini disebabkan selama menempuh pendidikan, anak sering di berikan motivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, karna 13 orang atau (76,47%) memilih sering memotivasi anak mereka selama anak berada di bangku sekolah. Faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani kelapa di Desa Toaya terhadap keberlanjutan pendidikan anak ke jenjang perguruan tinggi ada 3 yang pertama Faktor Ekonomi, Faktor Orang Tua dan Faktor Anak Itu Sendiri.
Kehidupan Sosial Ekonomi Pengrajin Kasur Bantal Di Desa Dalaka Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala Samuel Sanda Patampang; Hilda Lintik Pasoloroan
Jurpis: Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Vol. 16 No. 2 (2019): Juli - Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan IPS, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Dalaka Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala dengan tujuan (1) untuk mengetahui kehidupan sosial ekonomi pengrajin kasur bantal di Desa Dalaka Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala, (2) untuk mengetahui etos kerja pengrajin kasur bantal di Desa Dalaka Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Populasi dalam peneitian ini adalah 540 KK pengrajin kasur bantal dan yang dijadikan sampel sebanyak 108 KK pengrajin kasur bantal. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket dan dokumentasi, teknik analisis data menggunakan presentase melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kehihidupan sosial di Desa Dalaka sudah terbilang Harmonis dan dari segi ekonomi penghasilan sebagai pengrajin kasur bantal sudah mencukupi untuk kebutuhan keluarga dan etos kerja pengrajin kasur bantal sangat tinggi karena mereka yakin hanya dengan kerja keras akan menghasilkan pendapatan banyak.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Kooperatif Tipe Think Pair Share Pada Pembelajaran Geografi Kelas XI Di SMA Negeri 5 Model Palu Samuel Sanda Patampang; Natalia Pabisa
Jurpis: Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Vol. 17 No. 1 (2020): Januari - Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan IPS, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Geografi, serta mengetahui kemampuan mengelola pembelajaran dengan Melalui Kooperatif Tipe Think Pair Share pada siswa kelas X¹ SMA Negeri 5 Model Palu. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Dimana tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian siswa kelas X¹ SMA Negeri 5 Model Palu. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa kerja sama antara guru dan peneliti beserta siswa. Hasil aktivitas guru pada siklus I tindakan 1 sebesar 58,33% dan pada siklus I tindakan 2 menjadi 66%. Kemudian pada siklus II tindakan 1 sebesar 83,33% dan pada siklus II tindakan 2 menjadi 95,83%. Bila dilihat dari hasil observasi guru pada siklus I dan siklus II mengalami peningkatan. Hasil evaluasi pada siklus I, diperoleh daya serap klasikal 61,42%, dan ketuntasan belajar 53,28% dan Hasil belajar pada siklus II, mengalami peningkatan dengan daya serap klasikal 71,25%, bila dibandingkan daya serap klasikal siklus I mengalami peningkatan mencapai 10% dan pada ketuntasan klasikal 89,28% pada siklus II.
Model Pembelajaran Daring dalam Perkuliahan Pendidikan Lingkungan Hidup di Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Tadulako Samuel Sanda Patampang
Jurpis: Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Vol. 17 No. 2 (2020): Juli - Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan IPS, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to develop an online learning model or Online Learning Model (DLM), as an impelementation to improve the effectiveness of environmental education lectures. Dlm development uses Online Interactive Learning Model (DILM) techniques by utilizing internet-based social media and smartphones as media used in learning. The subject of this research is a student of the Undergraduate program in the education department of IPS Tadulako University which PLH. This study uses mixed approaches or mix methods. Data is collected using questionnaires, questionnaires, and tests. The results of this study showed: 1) Students able to increase the absorption of lecture materials can reach more than 81% compared to using only face-to-face learning models; 2) Can provide a new experience that is more challenging for college students with an online learning model than conventional learning models 3) Environmental education lecturers using online learning models can change the atmosphere of student learning more actively, innovatively, creatively, effectively, and not boring.