Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implikasi Ekonomi dan Hukum Penggunaan AI terhadap Dinamika Persaingan Usaha Tidak Sehat di Pasar Digital Indonesia Shinta Nurhidayati Salam; Faradillah Paratama; Maemanah Maemanah
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 5 No. 7 (2026): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Juli 2026
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v5i7.6996

Abstract

Adanya teknologi kecerdasan buatan (AI) merupakan cerminan bagaimana kemajuan teknologi telah mengubah cara kita hidup, bekerja, dan berinteraksi dengan dunia sekitar. Sejak ditemukannya konsep AI pada tahun 1950an, perkembangannya mengalami lonjakan yang luar biasa, membawa berbagai penerapan yang mencakup hampir seluruh bidang kehidupan manusia. Dari sistem otomasi industri hingga asisten virtual di rumah tangga, AI telah merasuki kehidupan kita sehari-hari. Namun, seiring dengan keajaiban teknologi tersebut, muncul tantangan baru terkait etika, privasi, dan dampak sosial yang perlu dipertimbangkan secara serius. Dalam konteks ini, memahami dan mengeksplorasi keberadaan AI menjadi semakin penting bagi kita sebagai individu dan masyarakat yang terus berkembang. Melalui pemahaman mendalam mengenai implikasi keberadaan teknologi kecerdasan buatan dalam persaingan bisnis, perusahaan dapat mengidentifikasi peluang untuk mengoptimalkan kinerjanya dan memperoleh keunggulan kompetitif di pasar digital yang selalu berubah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak penggunaan teknologi kecerdasan buatan terhadap persaingan bisnis di pasar digital, dengan tujuan memberikan wawasan berharga bagi para praktisi bisnis, pengambil keputusan, dan peneliti yang tertarik pada domain tersebut.
EFEKTIVITAS PERAN BADAN PENYELESAIAN SENGKETA KONSUMEN DALAM MENYELESAIKAN PENGADUAN KONSUMEN Abdul Rahman; Asma; Maemanah
The Juris Vol. 9 No. 2 (2025): JURNAL ILMU HUKUM : THE JURIS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STIH Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/juris.v9i2.1786

Abstract

The amendment to the 1945 Constitution affirmed the supremacy of the constitution, giving birth to auxiliary state institutions such as BPSK to maintain a balance between consumers and business actors. BPSK exists as an alternative to non-litigation dispute resolution that is cheap, fast, and fair, in order to ensure consumer protection through mediation, conciliation, or arbitration mechanisms. To analyze the effectiveness of consumer dispute resolution by the Consumer Dispute Resolution Agency and to review and analyze the legal obstacles faced by the Consumer Dispute Resolution Agency in carrying out consumer protection duties. This research is a normative legal research using a statutory approach and a conceptual approach. The effectiveness of BPSK was determined by regulatory clarity, infrastructure availability, quality of human resources, and public legal awareness. Normatively, BPSK has legitimacy through the UUPK and the Ministry of Industry, but there are still contradictions, especially regarding the nature of the decision that is called final but can still be objected to the District Court.