Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penggunaan Jilbab: Pandangan Islam dan Relevansinya terhadap Pendidikan Moral di Indonesia Dalam Bingkai Media Salmah Sahari Harahap; Ali Sati; Anas Habibi Ritonga
Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Dakwah Vol 1, No 2 (2023): Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Dakwah
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ittishol.v1i2.7926

Abstract

Education is one of the forums for developing the character of the nation's children, who have morals and are in line with the state's expectations. Various pioneers in the world of education have emerged along with the times, especially in attribute issues. The hijab is one of the identities and obligations that women must obey to use the hijab in the school environment. As a democratic country, the use of the hijab is considered as a right to freedom of use or not under the pretext of a democratized state. As a result, the use of the hijab in schools in Indonesia raises pros and cons. Coercion of the use of the hijab is considered intolerance and violates human rights. Viewed from an Islamic point of view, the hijab is a protector for every woman and an attribute in shaping good morals.
1 HADIS 1 AKSI: PROGRAM LIVING HADIS BERBASIS KONSEP PAIAS ROHAMU BAGI ANAK USIA DASAR Ali Sati
NIZHAMIYAH Vol 13, No 1 (2023): NIZHAMIYAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/niz.v13i1.5875

Abstract

Pembelajaran hadis pada anak usia dasar masih cenderung berorientasi pada hafalan, sehingga penerapan nilai-nilai hadis dalam kehidupan sehari-hari belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model “1 Hadis 1 Aksi” berbasis Rohamu sebagai pendekatan living hadis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Data bersumber dari hadis primer dan literatur akademik tentang living hadis, pendidikan hadis, pendidikan karakter, dan pendidikan anak. Analisis dilakukan melalui identifikasi, kategorisasi, interpretasi pedagogis, dan konstruksi model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai hadis dapat diterjemahkan menjadi tindakan konkret, sederhana, dan kontekstual. Rohamu terdiri atas enam tahap: Rujuk Hadis, Olah Makna, Hayati Nilai, Aksi Nyata, Muhasabah, dan Ulangi. Model ini menghubungkan hadis dengan pemahaman, tindakan, refleksi, dan pembiasaan sehingga berpotensi memperkuat pembentukan karakter anak. Efektivitas model masih memerlukan pengujian empiris.