Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perspektif Filsafat Ilmu dalam Psikologi Industri dan Organisasi: Membangun Pemahaman Mendalam terhadap Manusia dalam Dunia Kerja Ikhsan Badruz Zaman
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 12 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v4i12.2326

Abstract

Psikologi Industri dan Organisasi (PIO) berkembang pesat dalam memahami dinamika manusia dalam dunia kerja, termasuk motivasi, kepuasan kerja, serta hubungan interpersonal di tempat kerja. Namun, jarang sekali pendekatan filsafat ilmu diterapkan untuk menggali landasan teoritis, epistemologi, dan ontologi yang mendasari disiplin ini. Artikel ini mengeksplorasi psikologi industri organisasi dari sudut pandang filsafat ilmu dengan fokus pada kajian mengenai hakikat pengetahuan (epistemologi), nilai dan tujuan (aksiologi), serta realitas objektif dan subjektif (ontologi) dalam kajian PIO. Menggunakan pendekatan literatur konseptual, artikel ini bertujuan untuk memperkaya pemahaman tentang fondasi filosofis PIO, memperkuat pendekatan etis, dan mendorong refleksi mendalam terkait manusia dalam sistem industri dan organisasi. Penelitian ini menunjukkan pentingnya epistemologi, ontologi, dan aksiologi dalam membangun landasan teoritis dan praktis untuk pengembangan PIO yang lebih holistik dan humanis.
Evaluasi Psikometrik Happiness at Work Scale (HAWS) pada Karyawan Industri Otomotif di Indonesia Ikhsan Badruz Zaman
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 6 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i6.2709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi validitas dan reliabilitas Happiness at Work Scale (HAWS) yang telah diadaptasi untuk konteks karyawan industri otomotif di Indonesia. Instrumen HAWS mengukur tiga konstruk utama kebahagiaan kerja: keterlibatan (engagement), kepuasan kerja (job satisfaction), dan komitmen organisasi afektif (affective organizational commitment). Proses adaptasi mengikuti prosedur adaptasi budaya, meliputi translasi, sintesis, back translation, dan validasi oleh pakar. Sebanyak 100 karyawan dari berbagai divisi industri otomotif menjadi responden dalam uji coba lapangan. Validitas isi diuji menggunakan Aiken’s V, validitas konstruk melalui analisis faktor eksploratori (EFA) dan confirmatory factor analysis (CFA), serta reliabilitas dengan Cronbach’s Alpha. Hasil menunjukkan bahwa Aiken’s V berkisar antara 0,445 hingga 0,704 (valid), reliabilitas total Cronbach’s Alpha sebesar 0,908 (sangat baik), serta hasil EFA dan CFA menunjukkan seluruh indikator valid dengan loading factor ? 0,50. Dengan demikian, instrumen HAWS versi adaptasi layak digunakan untuk mengukur kebahagiaan kerja di industri otomotif Indonesia.